Rahasia Hasan Basri ditanya rahasia zuhud

Hasan Basri ditanya: Apa rahasia zuhudmu? 


Hasan Basri menjawab :
1. Aku tahu rizqiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang.
2. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, karena itulah aku sibuk beramal shaleh.
3. Aku tahu *ALLAH* Ta'ala selalu memerhatikanku, karena itulah aku malu jika *ALLAH* melihatku sedang dalam maksiat.
4. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan *ALLAH*........


Saudaraku...
Jangan tertipu 
dengan usia MUDA 
karena syarat Mati 
TIDAK harus TUA.
Jangan terpedaya dengan 
tubuh yang SEHAT 
karena syarat Mati 
TIDAK mesti SAKIT
Jangan terperdaya dengan 
Harta Kekayaaan
sebab 
Si kaya pun tidak pernah 
menyiapkan kain kafan 
buat dirinya 
meski cuma selembar.

Hikmah yang bisa kita Petik adalah :

Yang harus digaris bawahi adalah Mari Terus berbuat BAIK,
berniat untuk BAIK,
berkata yang BAIK-BAIK,
Memberi nasihat yang
BAIK Meskipun TIDAK
banyak orang yang
mengenalimu dan
Tidak suka dengan Nasihatmu
Cukup lah اللهِ yang
mengenalimu lebih dari
pada orang lain.
Jadilah bagai JANTUNG
yang tidak terlihat,
tetapi terus berdenyut
setiap saat hingga kita
terus dapat hidup, berkarya
dan menebar manfaat
bagi sekeliling kita
sampai diberhentikan
oleh- *NYA*


Saudaraku...
"Waktu yang kusesali adalah
jika pagi hingga
matahari terbenam,
amalku tidak bertambah sedikit pun, padahal aku
tahu saat ini umurku berkurang"(Ibnu Mas'ud r.a)

Dalam minuman 'KOPI' ada 3 unsur diantaranya

Kopi 
Gula
Rasa

Kopi  adalah Orang tua
Gula adalah Guru
Rasa  adalah siswa


_Jika kopi terlalu pahit
_Siapa yang salah?

Gula lah yang disalahkan karena terlalu sedikit,
hingga "rasa" kopi menjadi pahit```

Jika kopi terlalu manis
Siapa yg disalahkan?

_Gula pula yang disalahkan karena terlalu banyak, hingga "Rasa" kopi menjadi manis_


`Jika takaran kopi dan gula seimbang, sehingga rasa yang tercecap menjadi nikmat,
Siapa yg di puji...?

Tentu semua akan berkata:
Kopinya mantaaap.................

Kemana gula?? Dimana gula??? yang mempunyai andil membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap!!!_

Itulah guru yang ketika "rasa" terlalu manis maka dia akan dipersalahkan

_Itulah guru yang ketika "rasa" terlalu pahit maka dia pula yang akan dipojokkan

```Tetapi,
Ketika "rasa" mantap,
Ketika siswa berprestasi,
Maka orang tua lah yang akan menepuk dadanya:
"Anak siapa dulu"```

Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna.

GUla PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA.

ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA..

ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....padahal BAHAN DASARnya GULA

Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS

Akan tetapi apabila berhubungan dengan penyakit, barulah GULA disebut.. PENYAKIT GULA

Begitulah HIDUP.... Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah disebut Orang, Tapi sedikit saja khilaf salah dilakukannya, maka akan dibesar-besarkan

KHLAS lah seperti GULA...
LARUT lah seperti GULA

Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN.
Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Rahasia Hasan Basri ditanya rahasia zuhud
4/ 5
Oleh

Diberdayakan oleh Blogger.

Lokasi Yayasan Kami