Hati Hatilah dengan Dosa Masa Lalu yang belum di Tobati


Hati Hatilah dengan Dosa Masa lalu yang belum di Tobati


Hati Hatilah dengan Dosa Masa lalu yang belum di Tobati. 

Dosa itu adalah suatu noda yang pada diri manusia yang seharusnya kita harus lepas darinya,memang Manusia adalah tempat salah dan lupa jadi tidak luput dari yang namanya Dosa,namun sebagai Manusia yang baik dan ingin kembali kepada jalan yang benar tentunya hati akan selalu berteriak untuk lepas dari Dosa,

Kali ini Hikmahdanhikmah share tentang Akibat Dosa masa Lalu, Dapat Menyebabkan Musibah di Masa Yang Akan Datang.inti dari kisah ini adalah sebagai Renungan Penting dan sangat sangat penting mengingat Dosa itu menjadikan kita Jauh dari Rahmat Allah jauh dari berkah Allah .

Ada Kisah yang diceritakan Oleh Al Ustad.Eri Abdulrohim Pakar Ruqyah Pemuda Indonesia, bahwa Sdr.Jamil Azaini Motivator Nasional Dahulu Pernah Mendapatkan Musibah istrinya sakit yang tidak bisa dideteksi dokter...

Lalu Sdr.Jamil Azzaini melakukan Muhasabah Diri/Intropeksi Diri dan Ingat bahwa waktu kecil pernah mencuri uang Ibunya yang akan digunakan untuk bayar utang hingga Ibunya saat Itu dihinakan.

Lalu Sdr.Jamil Azzaini meminta maaf dengan Sungguh-sungguh Ke Ibunya setelah Ibunya memaafkan ternyata saat diperiksa ulang akhirnya Istrinya diketahui penyakitnya dan sembuh setelah diobati.

Hati Hatilah dengan Dosa Masa lalu yang belum di Tobati Sebuah kisah Sdr.Jamil Azzaini ini menjadi Pelajaran bahwa Dosa Masa lalu membawa dampak Negatifnya akan Terus diterima pada massa depan Bahkan Sampai Datang Kematian.

Assyaikh Al Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali berkata :

“ Tatkala Al Imam Ibnu Sirin Rahimahullah dililit oleh hutang dan dipenjara karena hutang tersebut, ia berkata :

“ Sungguh aku mengetahui Dosaku yang menjadikan aku ditimpa musibah semacam ini. Aku telah mengejek Seseorang Empat puluh tahun yang lalu, aku berkata kepadanya :
 “ Wahai si bangkrut ”
(Kitab Majmu’ Rosaail Ibni Rojab Juz.2/Hal.413)

Al Imam Ibnu Sirin adalah Ulamanya para Tabi’in, tatkala pernyataan Al Imam Ibnu Sirin di atas disampaikan kepada Al Imam Abu Sulaiman, maka Al Imam Abu Sulaiman berkata :

“Dosa-dosa mereka (Kaum Shalihin) sedikit sekali maka merekapun sadar dan tahu darimana (karena dosa yang mana) sehingga musibah mendatangi mereka.

Dan Dosa-dosa kita Teramat banyak sehingga kita tidak tahu sebab Dosa yang mana kita terkena Musibah”
(Kitab Majmu’ Rosaail Ibnu Rajab Juz.1/Hal.364).

Maka Berhati-hatilah dengan Segala Dosa-dosa Meskipun Dosa Kecil, terutama Dosa yang berkaitan dengan orang lain, meskipun Dosa Itu terkadang kita Anggap Sepele.

Diantaranya Dosa Mengejek atau Merendahkan orang lain, bisa jadi suatu saat kitalah yang termakan Ejekan Tersebut.Jagalah Hati dan Sikap Kita Agar Tetap Baik dan Bersih.

Terlampau Banyak Dosa kita kepada orang lain penyebab turunnya musibah menimpa kita.Ibarat pepatah :

 " Tebar bibit Cabe akan menuai hasil Cabe "

Semoga kita bisa mengambil hikmah dalam setiap Episode Kehidupan dan Berusaha Menjadi Manusia Yang Lebih Baik Lagi Dalam Taqwa Mengikuti Jekak Manusia Mulia Nabi Muhammad Rasulullah SAW.Amin Ya Allah Ya Arhamarrohimin

Apa Langkah yang harus dilakukan untuk menangulangi atau membentengi diri dari Dosa?

Mari Perbanyaklah Membaca Istigfar Agar Allah SWT Ampunkan Segala Dosa Kita dan Allah SWT Berkahi Kehidupan Kita Dalak Teladan Sunnah Rasulullah SAW.

SAYYIDUL ISTIGHFAR

Dari Sahabat Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“ Sesungguhnya " Istighfar " yang paling Terbaik adalah seseorang Hamba mengucapkan :

ALLAHUMMA ANTA RABBII LA ILAHA ILLA ANTA KHALAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHA’TU A’UDZU BIKA MIN SYARRI MA SHANA’TU ABU`U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA WA ABU`U BIDZANBII FAGHFIRLI FA INNAHU LA YAGHFIRU ADZ DZUNUBA ILLA ANTA.

(Ya Allah, Engkau adalah Robbku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-MU.

Aku menetapi Perjanjian-MU dan Janji-MU sesuai dengan Kemampuanku. Aku berlindung kepada-MU dari keburukan perbuatanku, aku mengakui Begitu Banyak nikmat-MU kepadaku dan aku mengakui Semua dosa-dosaku kepada-MU, maka Ampunilah aku.

Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).
(Beliau SAW bersabda)

“ Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk Penghuni Surga.

 Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk Penghuni Surga.
( HR.Al Imam al-Bukhari, No.6306, 6323 dan di Dalam Kitab Adabul Mufrad.No. 617, 620 )

Sumber
_Dari: Al Murobby Abuya Ahmad Al Farisy
Previous
« Prev Post

Related Posts

Hati Hatilah dengan Dosa Masa Lalu yang belum di Tobati
4/ 5
Oleh

Diberdayakan oleh Blogger.

Lokasi Yayasan Kami