Sedekah apakah yang paling Afdol


Sedekah apakah yang paling Afdol


Hikmahdanhikmah.com kali ini Share Tema tentang Bersedekah di Saat yang Tepat alias waktu Afdhol,yang tentunya kita berharap dapatkan nilai lebih bila melaksanaksannya ,jadi saat kita berusia muda penuh semangat,penuh ambisi dalam posisi ini adalah sangatlah Afdhol nilainya disisi Allah dibandingkan dikala kita bersedekah diusia tua serta sakit-sakitan terlebih mau dijemput malaikat maut, jadi gunakanlah saat saat terbaik yang pas dilakukan.

kita tengok Sebuah hadist ketika seseorang bertanya kepada Nabi SAW: "wahai Rosulluloh,sedekah apakah yang paling Afdol? " beliau menjawab:

 "kau bersedekah ketika kau dalam keadaan sehat lagi loba,kau sangat ingin menjadi kaya,dan khwatir miskin,jangan kau tunda hinggga ruh sudah sampai dikerongkongan,kau baru berpesan :
"untuk si fulan sekian,untuk sifulan sekian." Padahal harta itu sudah haq sifulan (ahli waris).
<HR.Bukhari>

Dari Hadis diatas kita lihat ada 3 kondisi BErsedekah yang Afdhol yakni :

  1. Bersedekah dikala Sehat lagi loba yakni adalah saat sat dimana seseorang sedang merasakan keengganan bersedekah karena posisi harta yang dimiliki ingin dipusatkan ke modal usaha atau lainnya sehingga ia akan berkata jika ia bersedekah pada saat ini maka sedekahnya terlalu sedikit mungkin baiknya ditunda dulu bersedekah hingga nanti sukses baru bisa sedekah yang pada akhirnya menunda dan menunda dalam niat bersedekah sehingga tidak kunjung pernah mengeluarkan sedekahnya.
  2. Bersedekah disaat ingin menjadi kaya nah posisi ini tentu yang memiliki uang akan merasa sayang untuk bersedekah,yang namanya ingin kaya tentunya caranya adalah menabung dan menabung dan tidak ingin mengurangi kekayaan yang dikumpulkan tersebut apalagi dengan susah payah dalam mencarinya jadi ia akan berkata berinfaq serta bersedekah belum cukup untuk itu akhirnya ditunda dan ditunda lagi maka munculah rasa pelit untuk mengeluarkan sedekah,
  3. Bersedekah dalam keadaan khawatir menjadi miskin nah disini peran setan muncul untuk menghalangi niat bersedekah dengan membisikan dalam hati berkata jangan bersedekah jangan nyumbang,hartamu akan berkurang padahal engkau memerlukan harta itu ,jika engkau menyumbang maka kamu akan terpuruk dalam kemiskinan. jadi meskipun ia sadar bahwa jika Allahkehendaki mungkin sekali dirinya menjadi aya atau menjadi miskin itu terserah Allah yang pasti keadaan apapun yang dialaminya tidak mempengaruhi sedikitpun kebiasaan bersedekah.
Dan bila ia bersedekah dalam kondisi seperti diatas ia mau melaksanakan maka sedekahnya itu ternilai Afdhol dibanding kondisi normal alias berada.

"ingatlah sabda Nabi" bahwa nabi berpesan agar jangan sampai seseorang itu mau bersedekah ketika ajal sudah menjelang sehingga digambarkan tadi bahwa orang itu kemudian baru menyuruh seseorang pencatat untuk memberikan ke pihak pihak yang membutuhkan  atau pihak yang berhaq menerima harta miliknya maka inilah bukan bersedekah yang afdhol karena seseorang yang ketika ajal sudah menjelang berarti ia melakukan dalam keadaan sudah dipaksa oleh suatu keadaan dirinya karena sudah tidak punya pilihan lain.

Bila seseorang bersedekah dalam keadaan ia bebas memilih antara mengeluarkan sedekah atau tidak berarti ia lebih bermakna daripada seseorang yang bersedekah ketika tidak ada pilihan lainnya kecuali harus bersedekah,maka nabi sangat menghargai orang yang masih muda serta sehat bersedekah daripada orang yang sudah tua dan menjelang ajal baru berfikir untuk bersedekah.

Yaaa...Allah Masukanlah kami ke dalam Golongan orang-orang yang senantiasa bersedekah yang paling Afdhol,Terimalah ya Allah,segenap infaq dan sedekah kami dijalanMU.Aaamiien.

Sumber :
Mimbar jumat ad dakwah 17 Ramadhan 1440 H dan dipublish ulang oleh admin hikmahdanhikmah.com

Previous
« Prev Post

Related Posts

Sedekah apakah yang paling Afdol
4/ 5
Oleh

Diberdayakan oleh Blogger.

Lokasi Yayasan Kami