Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Anak Yang Suka Bermain Kotor Lebih Sehat ?


Hikmahdanhikmah.com – Sekarang ini sering kita melihat para orang tua yang over protektif kepada anak. Anak tidak dibiarkan bermain dengan sesuatu yang dianggap orang tua banyak terdapat bakteri atau kuman yang bisa menyehatkan penyakit. Namun benarkah anak yang suka bermain kotor lebih sehat ?

Sekarang ini bukan hanya orang dewasa saja yang menderita penyakit kronis, kalangan anak-anak pun juga beresiko menderita penyakit kronis. Menurut salah seorang ahli penyakit saraf anak yang berasal dari New York City yang bernama Maya Shetreat-Klein, MD mengatakan kebiasaan orang tua yang tidak memperbolehkan anaknya bermain pada tempat yang kotor menyebabkan banyak anak yang menderita penyakit kronis. Jenis penyakit kronis yang dimaksud bisa diabetes, alergi, dan ADHD atau attention deficit disorder yang saat ini banyak menyerang anak-anak di Amerika.
Menurut Maya, sekarang ini banyak orang tua yang beranggapan bahwa dengan anak yang selalu bersih bisa menghindarkan dari serangan bakteri atau kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Justru dengan tindakan protektif ini akan bisa menjadi bumerang bagi kesehatan anak kita.

Bukan hanya itu saja, berdasarkan sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa seorang anak yang terbiasa main di luar rumah membuat seorang anak mampu mengerjakan ujian sekolah dengan baik. Hal ini tidak berlaku bagi seorang anak yang banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah.

Selain itu seorang anak yang terbiasa main di luar rumah juga tidak mudah stres atau mengalami gejala ADHD, dan menurunkan resiko anak untuk obesitas. Dengan banyak beraktivitas diluar rumah, akan membuat penglihatan seorang anak juga lebih baik karena lebih banyak melihat dengan jarak yang jauh.

Namun sekarang ini disayangkan karena banyak orang tua yang menerapkan kepada anaknya untuk selalu dalam keadaan bersih, tidak boleh melakukan kontak dengan sesuatu yang kotor. Misalnya saja mulai dari tas sekolah yang dilengkapi dengan sabun, tisu basah atau antiseptik. Kebanyakan orang tua akan mengamankan segala benda yang kotor yang berpotensi akan tersentuh dengan anaknya.

Selain itu kita juga sangat sering melihat saat seorang anak terpapar dengan kotoran, debu atau sisa makanan maka orang tua langsung berusaha membersihkan kotoran itu dari tangan anak. Yang lebih memprihatinkan lagi yaitu banyak orang tua yang dengan mudah memberikan antibiotik kepada anak saat anak mengalami gejala sakit yang ringan yang sebenarnya tidak memerlukan terapi antibiotik.

Menurut Maya, seorang anak yang jarang atau kurang terpapar dengan bakteri justru akan meningkatkan resiko anak menjadi alergi dan sangat mudah menderita penyakit asma.

Padahal berdasarkan sebuah hasil studi mengatakan bahwa dengan kita lebih sering  terpapar dengan mikroba, organisme dan interaksi terhadap makanan yang beragam dan lingkungan akan membuat sistem kekebalan tubuh akan jauh lebih baik.


Untuk itu bagi para orang tua diharapkan membiarkan anaknya untuk bermain diluar ruangan yang berpotensi kotor yang membuat anak mendapatkan paparan organisme yang beragam yang berasal dari tanah, tumbuhan, dll yang membuat sistem kekebalannya lebih baik.

Artikel Terkait : Dampak Negatif Gadget Bagi Anak-anak
Benarkah Anak Yang Suka Bermain Kotor Lebih Sehat, manfaat anak yang suka bermain kotor bagi kesehatan, pentingnya anak bermain di tempat yang kotor-kotor

Posting Komentar untuk "Benarkah Anak Yang Suka Bermain Kotor Lebih Sehat ?"

banner 800x90