Efek Bekerja Dalam Kondisi Perut yang Kosong


sumber gambar : Liputan6.com

Hikmahdanhikmah.com – Efek bekerja dalam kondisi perut kosong. Melewatkan sarapan pagi dengan alasan jam mepet atau takut telat ngantor menjadi alasan klasik banyak orang. Dengan alasan itu banyak orang yang merasa perutnya lapar atau kosong saat bekerja. Ternyata kebiasaan ini mempunyai dampak yang buruk baik bagi kesehatan maupun pekerjaan.

Ternyata efek bekerja dalam perut kosong berdasarkan sebuah hasil studi yang dlakukan para pakar yang berasal dari India menyebutkan bahwa orang yang bekerja dalam kondisi perut kosong akan cenderung kurang sabar, mudah sekali marah dan tentunya konsentrasi yang menurun.

Biasa dibayangkan jika ternyata hal ini banyak dilakukan oleh para pekerja yang harus melayani masyarakat dengan ramah. Bagaimana bisa memberikan pelayanan yang ramah dan murah senyum kepada konsumen jika perut mereka lapar oleh karena tidak sarapan pagi. Untuk itu sangat disarankan untuk tetap melakukan sarapan pagi demi alasan kesehatan dan juga pekerjaan.

Dari sudut pandang kesehatan, tidak sarapan pagi sehingga membuat rasa lapar saat bekerja akan berdampak pada peningkatan asam lambung yang membuat kita merasa mual. Selain itu sering melewatkan sarapan pagi juga akan mendorong kita untuk makan lebih banyak saat siang hari yang memicu peningkatan kalori yang bisa meningkatkan resiko peningkatan berat badan.

Artikel Terkait : Akibat Jika Sering Melewatkan Sarapan


akibat jika bekerja dalam kondisi perut kosong, bahaya bekerja dalam kondisi perut kosong, dampak negatif bekerja dalam kondisi perut kosong, Efek Bekerja Dalam Kondisi Perut yang Kosong, efek buruk bekerja dalam kondisi perut kosong
Previous
« Prev Post

Related Posts

Efek Bekerja Dalam Kondisi Perut yang Kosong
4/ 5
Oleh

Diberdayakan oleh Blogger.

Lokasi Yayasan Kami