Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati hati dengan yang Namanya Dosa jariah

Hikmahdanhikmah.com -Dosa jariyah , pada artikel ini admin sengaja copy paste tanpa merubah kalimat kata kata dan tentunya ada sumber yang disisipkan ini penting sekali dan bisa sebagai pengingat buat diri khususnya serta buat yang membaca bisa memetik hikmah tentunya.

Dosa Jariah adalah dosa yg terus mengalir pada diri seseorang, sekalipun orang itu telah meninggal dunia. Dosa yg akan tetap ditimpakan kepada orang tsb, sekalipun dia tidak lagi mengerjakan perbuatan maksiat itu. Selama orang lain melakukan suatu perbuatan dosa, maka selama itu pula dosa2nya akan ikut mengalir, kepada orang yg pernah memeloporinya, mengajaknya dan menyediakan tempat atau mengizinkan suatu tempat untuk melakukan suatu dosa.


Foto screenshot dari FB jamaah sarinyala postingan beliau Ahmad Zaini Alawi


Kita sudah sangat repot membawa dosa2 kita. Jangan diperberat dgn menanggung dosa yg lain. Dengan menjadi fasilitator keburukan bagi yg lain. Memberi ruang untuk keburukan, contoh teladan yg buruk, trend, kebiasaan, atau apapun yg tdk baik, sehingga diikuti oleh orang lain, dan ia mendapat dosa jariah yg mengalir terus kepadanya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman bahwa orang yg mengajarkan atau mencontohkan perbuatan dosa, ia akan menanggung dosa orang yg mengikutinya.

ﻟِﻴَﺤْﻤِﻠُﻮﺍ ﺃَﻭْﺯَﺍﺭَﻫُﻢْ ﻛَﺎﻣِﻠَﺔً ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻭَﻣِﻦْ ﺃَﻭْﺯَﺍﺭِ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﻀِﻠُّﻮﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﺃَﻟَﺎ ﺳَﺎﺀَ ﻣَﺎ ﻳَﺰِﺭُﻭﻥَ

“Mereka akan memikul dosa2nya dgn penuh pada hari kiamat, dan memikul dosa2 orang yg mereka sesatkan, yg tidak mengetahui sedikit pun (bahwa mereka disesatkan)". (QS. an-Nahl: 25)

Mengingat betapa bahayanya dosa jariyah ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan umatnya, gara berhati2, jangan sampai terjebak melakukan dosa ini.

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْء

Dalam hadis lain, "Barang siapa yg memprakarasai suatu keburukan dalam Islam maka ia mendapatkan dosa keburukan itu sendiri sekaligus dosa orang yg meniru perbuatannya itu, tanpa berkurang sedikit pun dosa2 mereka." (HR Imam Muslim rahimahullah).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

Dalam hadis lain, "Dan barang siapa yg mengajak kepada kesesatan, maka ia mendapat dosa seperti dosa orang yg mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun." (HR Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi, dan Imam Ibnu Majah rahimahumullah)

Dawuh Imam al- Ghazali rahimahullah (wafat 1111 M di Thus Iran), dalam kitab Ihya' Ulumuddin, layak dijadikan sbg bahan renungan bagi kita, agar diri kita terus berupaya untuk tidak terjerumus pada dosa jariyah.

"Sungguh beruntung, orang yg meninggal dunia maka putuslah dosa2nya. Dan sungguh celaka seseorang yang meninggal dunia, tetapi dia meninggalkan dosa yg ganjaran kejahatan terus berjalan tiada hentinya." 

Semoga bermanfaat

variety of sources by Al-Faqir Ahmad Zaini Alawi Khodim JAMA'AH SARINYALA

Link https://www.facebook.com/groups/1811379799080690/permalink/2794715997413727/

Posting Komentar untuk "Hati hati dengan yang Namanya Dosa jariah"

banner 800x90