Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Jika Anak Bertanya Tentang Terorisme ?



Hikmahdanhikmah.com – Akhir-akhir ini bangsa kita dikejutkan dengan serangan terorisme yang menewaskan beberapa orang. Secara tidak langsung hal ini menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat dan pemberitaan. Arus informasi yang terus mengalir tentang terorisme membuat anak kita yang juga penikmat televisi menjadi bertanya tentang terorisme.

Dalam hal ini orang tua harus pandai-pandai menjawab bagaimana jika anak bertanya tentang terorisme ?

Kita semua tahu bahwa hampir semua media televisi, online maupun cetak mengulang-ulang informasi tentang kejadian terorisme yang baru saja melanda kawasan Sarinah Thamrin Jakarta. Secara tidak sengaja saat seorang anak yang melihat televisi akan melihat informasi tersebut secara berulang dan pada akhirnya sang anak menjadi penasaran apa itu terorisme dan mencoba menanyakan kepada orang tua.

Sebuah kisah seorang anak berusia 4 tahun yang sering melihat televisi dan tidak sengaja melihat informasi tentang terorisme bertanya kepada orang tua tentang apa itu terorisme. Menurut orang tuanya sebelumnya anaknya juga sering bertanya tentang aksi kejahatan yang terjadi di televisi seperti apa itu pembunuhan, pemerkosaan sampai begal. Hal ini dikarenakan informasi televisi yang kerap menayangkan informasi tentang kriminalitas yang secara tidak sengaja terlihat oleh anak.
Apabila kita mendapati anak kita bertanya tentang tindakan kriminalitas di televisi misalnya tentang terorisme, pembunuhan, pemerkosaan, begal dll.

Menurut seorang psikolog forensik yang bernama Nathanael EJ Sumampouw M.Psi mengatakan apabila anak bertanya tentang terorisme atau tindakan kriminalitas lain yang dia lihat ditelevisi, orang tua sebenarnya tidak harus menjawab dengan penjang lebar sampai anak mengerti atau sengaja menutupi. Namun yang disarankan adalah orang tua harus mencoba menggali dulu pengetahuan anak tentang apa yang dia tanyakan. Hal ini berguna untuk mengetahui pemahaman seorang anak tentang apa yang dia tanyakan.

Misalnya anak kita bertanya tentang ‘apa sih ma teroris itu ?’. Jawabnya adalah kita harus mencoba menggali pemahaman anak kita tentang terorisme. Misalnya menurut adik terorisme itu orang yang baik atau jahat ? apa mau adik berteman dengan orang jahat ?. Begitu cara menjawab yang benar saat anak bertanya tentang terorisme, ujar Nael.

Jangan kita memberikan informasi yang ditutup-tutupi atau memberikan harapan yang palsu pada anak. Orang tua harus menjelaskan secara jujur dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak.
Disamping itu seorang ibu harus menjelaskan tentang sisi baiknya. Misalnya ada loh orang baik yang suka menolong saat ada kejahatan yaitu pak polisi. Pak polisi itu baik karena suka menolong orang yang sedang kesulitan.

Dengan memberikan pemahaman seperti itu membuat anak kita mengerti ternyata terorisme itu perbuatan jahat dan pak polisi adalah sosok orang baik yang bisa menjadi inspirasi anak. Disamping itu dengan informasi yang benar akan membuat anak kita tidak mengalami trauma yang berlebihan.


Artikel Terkait : Cara Mengatasi Anak Yang Trauma

Bagaimana Jika Anak Bertanya Tentang Terorisme, cara menjawab pertanyaan anak tentang terorisme, tips menjelaskan anak tentang terorisme

Posting Komentar untuk "Bagaimana Jika Anak Bertanya Tentang Terorisme ?"

banner 800x90