Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apabila seorang pedagang bekerja dan memperoleh keuntungan

Hikmahdanhikmah.com - KEADAAN PARA PEDAGANG: Para pedagang dan seniman harus berhati-hati agar pekerjaan yang dilakukannya itu jaiz, yakni sesuai dengan kitab dan sunah, serta bukan merupakan hal yang haram dan syubhat.


Apabila seorang pedagang bekerja dan memperoleh keuntungan tanpa memperhatikan sesuai atau tidaknya pekerjaan yang dilakukannya tersebut dengan peraturan-peraturan dan hukum-hukum agama serta tanpa memedulikan dari mana asal pekerjaannya dan penghasilannya (haram atau halal), ia bisa saja memakan sesuatu yang haram tanpa disadari, merugikan agamanya, dan menipu orang-orang mukmin.

Sebagaimana Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan pahala amal saleh seseorang, Dia juga tidak akan menerima amal seseorang yang fasid sebagai amal saleh.

Salah seorang ahli hikmah berkata, “Dunia ini seperti lautan yang mengamuk dan berombak tinggi, sedangkan para pedagang itu bagaikan para penyelam yang menyelami lautan itu.

Sebagian di antara mereka menyelami lautan itu lalu mengeluarkan mutiara. Merekalah para ahli akhirat yang senantiasa beramal untuk akhiratnya.

Sebagian lagi menyelami lautan itu lalu mengeluarkan batu dan tanah. Mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk dunia saja sehingga mereka hanya akan memperoleh apa yang mereka kerjakan.

Sebagian lagi menyelami lautan itu dan mengeluarkan ikan. Mereka adalah orang-orang yang berada di jalan tengah (mereka bekerja untuk dunia dan akhirat).

Sebagian lainnya adalah orang-orang yang bergumul dengan ombak dan mengharapkan keselamatan. Mereka mengira bahwa mereka akan selamat setiap kali ombak menaikkan mereka ke permukaan air, tetapi ketika ombak menelan mereka kembali, mereka takut akan kebinasaan. 

Mereka ini adalah orang-orang pada zaman ini yang ingin sekali beristiqamah (tetapi mereka tidak mampu meninggalkan perbuatan-perbuatan buruk yang dilakukannya) sehingga walaupun taubat mereka dapat membawa mereka kepada keselamatan, keberlanjutan gaya hidup mereka sebagaimana biasanya dapat membawa mereka kepada kehancuran.

Sebagian lainnya tenggelam di kedalaman lautan itu. Mereka adalah orang-orang yang telah menjauh dari ketaatan kepada Allah SWT dan menjadikan pasar sebagai tempat tinggalnya. Setiap kali mereka mencoba melakukan perbuatan baik, mereka diusir ke pasar dan mereka sibuk di sana hingga tidak dapat melakukan perbuatan-perbuatan baik itu. Mereka tenggelam dalam lautan kesalahan.”

Sumber artikel ; Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Apabila seorang pedagang bekerja dan memperoleh keuntungan"

banner 800x90