Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perhatian khusus Shalahuddin Al Ayyubi terhadap ahlul Sunnah wal jama'ah

Hikmahdanhikmah.com - PERHATIAN KHUSUS SHALAHUDDIN AL-AYYUBI TERHADAP AHLUSSUNAH WAL JAMAAH: Ibnu Syaddad yang merupakan kepala kadi dan telah lama bersama Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi (1138-1193) yang dikenal karena perjuangannya melawan Tentara Salib menjelaskan, “Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi, penakluk kota Qudus, adalah seseorang yang sangat berpegang teguh pada akidah Ahlussunah wal Jamaah.



Bahkan, beliau telah meminta salah seorang ulama fikih mazhab Syafii, Qutbuddin An-Nisaburi, untuk menuliskan sebuah risalah yang berisi seluruh masalah-masalah akidah. Beliau memberikan perhatian yang sangat besar pada hal ini dan mengajarkan risalah ini kepada anak-anaknya sejak usia kecil (agar akidah Ahlussunah tertanam dengan baik di dalam pikiran dan hati mereka). Aku sering kali menyaksikan beliau memanggil anak-anaknya lalu mendengarkan hafalan risalah tersebut dari mereka.

Selain itu, Sultan Shalahuddin juga sangat menghormati syiar-syiar agama dan hal-hal yang disucikan dalam Islam. Beliau sangat membenci kelompok-kelompok di luar Ahlussunah wal Jamaah dan ahli-ahli filsafat yang mengingkari agama kita. Bahkan, ketika sampai kepada dirinya kabar mengenai seseorang yang berani mengingkari sebagian hukum-hukum agama, beliau menulis sebuah surat perintah kepada putranya, Zahir, yang merupakan pemimpin Aleppo agar segera mencegah orang tersebut untuk menyebarkan pemikiran-pemikiran sesatnya ke masyarakat dan segera memberikan hukuman yang sepantasnya untuk orang tersebut.

Ketika menaklukkan Mesir, Sultan Shalahuddin menghapus sepenuhnya ritual-ritual Syiah Rafidhah yang ada di sana. Ketika Sultan memasuki Mesir, beliau tidak melihat satu pun madrasah yang di dalamnya dipelajari ilmu fikih. Sebab, Daulah Ubaidiyah yang menganut paham Syiah Rafidhah telah melarang adanya pembelajaran ilmu di sana. Maka, beliau pun segera membangun madrasah-madrasah yang akan menjadi tempat dipelajarinya akidah Ahlussunah wal Jamaah dan fikih mazhab Syafii. (An-Nawadirus Sultaniyah, Qadhi Ibnu Syaddad)

NASIHAT-NASIHAT SEORANG ULAMA

Dalam surat wasiatnya, salah seorang ulama Daulah Utsmaniyah, Abu Said Hadimi, menulis sebagai berikut.

Jadilah engkau seperti tanah dalam ketawadhuan,

Seperti pohon yang berbuah dalam memberikan manfaat kepada orang orang,

Seperti sungai yang mengalir dalam kedermawanan,

Seperti lautan yang tak bertepi dalam kebaikan dan kesucian,

Seperti mayat dalam penyerahan diri kepada para syekh atau wali-wali Allah,

Seperti benda mati dalam keheningan,

Seperti malam yang gelap dalam menutupi kekurangan dan kesalahan- kesalahan,

Seperti matahari yang bersinar terang dalam melakukan kebaikan kepada semua orang.

Janganlah engkau menutupi matahari makrifat dengan awan-awan hawa nafsu!
Sumber artikel : Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Perhatian khusus Shalahuddin Al Ayyubi terhadap ahlul Sunnah wal jama'ah"

banner 800x90