Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seorang muslim hendaknya menghindari perbuatan menyakiti orang lain

Hikmahdanhikmah.com - SEORANG MUSLIM HENDAKNYA MENGHINDARI PERBUATAN MENYAKITI ORANG LAIN: Menurut agama Islam, sama sekali tidak ada perbedaan di antara umat manusia dalam penciptaannya. Keutamaan seseorang atas orang lain hanyalah karena ketakwaan, ilmu, dan kebijaksanaannya, bukan karena hal lain. Oleh karena itu, siapa pun tidak boleh menjatuhkan kemuliaan dan nama baik orang lain karena menganggap dirinya istimewa dan lebih unggul.


Oleh sebab itu, dalam agama Islam hal-hal buruk seperti membicarakan keburukan orang lain, mencemooh, memfitnah, dan menjelekkan orang lain itu benar-benar dilarang. Demikian pula, Allah SWT telah berfirman dalam surat Al-Hujurat ayat 11 (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.”

Pada suatu hari, Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya, “Apakah kalian tahu siapakah muflis itu?” Mereka menjawab, “Menurut kami, muflis adalah seseorang yang tidak memiliki uang.” Rasulullah SAW pun berkata, “Di antara umatku, muflis adalah seseorang yang pada hari kiamat ia dibangkitkan dengan membawa banyak amal ibadah seperti shalat, zakat, puasa dan lainnya, tetapi ia telah menghardik, memfitnah, dan memakan harta orang lain, serta memukul dan menumpahkan darah orang lain. Kemudian, pahala-pahalanya dibagikan kepada orang-orang ini (yang telah ia renggut haknya ketika di dunia). Jika amal kebaikannya habis sebelum hak-hak orang lain terbayarkan, dosa-dosa mereka (yang memiliki hak) akan diambil dan ditimpakan kepadanya. Kemudian, ia akan dilemparkan ke neraka.”

Dalam sebuah pidatonya yang indah di hadapan para amil zakat, Sayidina Umar bin Khattab RA berkata,

“Saya tidak mengangkat kalian agar kalian dapat hidup bermewah-mewah, memimpin, dan bersikap sombong. Kalian harus menjadi petunjuk hidayah dan semua orang harus mengikuti kalian. Maka dari itu, kalian harus memenuhi hak-hak umat muslim. Janganlah memukul umat muslim agar mereka tidak merasa terhina. Janganlah kalian memuji orang-orang yang tidak layak (mendapatkan pujian) agar mereka tidak menjadi tinggi hati. Janganlah kalian menutup pintu kalian ketika mereka datang agar sebagian mereka yang kuat tidak memakan yang lemah. Jangan menganggap diri kalian lebih tinggi dari umat muslim lainnya agar mereka tidak terzalimi.”

Sumber artikel ; Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Seorang muslim hendaknya menghindari perbuatan menyakiti orang lain"

banner 800x90