Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kecintaan Ashabul Kiram kepada Rasulullah Saw

Hikmahdanhikmah.com - KECINTAAN ASHABUL KIRAM KEPADA RASULULLAH SAW: • Orang-orang musyrik Makkah menangkap salah seorang Ashabul Kiram, Zaid bin Dasinnah RA, lalu membawanya keluar Tanah Haram untuk dibunuh. Salah seorang di antara mereka berkata,


“Jika kau mencintai Allah SWT, katakanlah dengan benar! Sekarang, seandainya Muhammad berada di posisimu dan kami membunuhnya, sedangkan kau berada di rumahmu dan hidup bersama anak-anakmu, bukankah kau akan senang?”

Zaid RA menjawab, “Demi Allah, lebih baik aku ridha atas kematianku daripada sebuah duri menusuk Muhammad SAW di tempat keberadaannya sekarang.”

Atas hal ini, salah seorang di antara mereka berkata, “Aku tidak pernah melihat kecintaan seseorang terhadap orang lain seperti kecintaan sahabat-sahabat Muhammad terhadap dirinya.”

• Abdullah bin Zaid Al-Anshari RA adalah seorang sahabat yang bermimpi melihat cara pembacaan azan lalu menyampaikannya kepada Rasulullah SAW dan kemudian terkenal dengan julukan ‘Shahibul Azan’. Saat ia sedang bekerja di ladang, putranya datang dan menyampaikan berita wafatnya Rasulullah SAW, lalu ia mengangkat tangannya dan berdoa, “Wahai Rabbku, hilangkanlah cahaya mataku agar aku tidak melihat orang lain selain kekasihku, Muhammad SAW,” lalu doa tersebut pun dikabulkan.

• Pada hari terjadinya Perang Uhud, ketika berita syahidnya Rasulullah SAW menyebar, suara teriakan pun bergemuruh di Madinah Al-Munawwarah. Salah seorang sahabat perempuan dari kaum Anshar tiba di tempat peperangan. Kemudian, ia melihat bahwa saudaranya, putranya, ayahnya, dan suaminya telah menjadi syahid. Ia mendekati setiap jenazah keluarganya tersebut dan bertanya, “Siapa ini?” Mereka pun menjawab, “Ini ayahmu, ini anakmu, ini saudaramu, dan ini suamimu.” Setelah itu, ia pergi meninggalkan mereka dan bertanya, “Bagaimana keadaan Rasulullah SAW?” Orang-orang berkata, “(Rasulullah SAW berada) Di depan.” Setibanya di hadapan Rasulullah SAW, ia pun menyambut Rasulullah SAW dan berkata,

“Wahai Rasulullah, kurelakan ibu dan ayahku demi dirimu. Ketika engkau selamat dari segala kesulitan, aku tidak akan bersedih atas musibah apa pun.” (Radhiyallaahu ‘anhum ajma’iin)

Sumber artikel: Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Kecintaan Ashabul Kiram kepada Rasulullah Saw"

banner 800x90