Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Orang-Orang Munafik Tidak Akan Bisa Memahaminya

Hikmahdanhikmah.com - ORANG-ORANG MUNAFIK TIDAK AKAN BISA MEMAHAMINYA: Pada Perang Bani Musthaliq, Abdullah bin Ubay yang merupakan pemimpin orang-orang munafik berkata, “Janganlah kalian memberikan infak kepada orang-orang yang berada di samping Rasulullah SAW agar mereka pergi dan berpencar. Ketika kita kembali ke Madinah, pasti orang-orang yang mulia akan mengusir orang-orang yang hina dari sana.”

         Sumber gambar  :informazone.com


Yang dimaksud oleh Abdullah bin Ubay dari perkataan tersebut adalah para sahabat yang lemah dan kaum Muhajirin. Salah seorang sahabat, Zaid bin Arqam RA, mendengar perkataan itu lalu menceritakannya kepada pamannya. Pamannya pun pergi ke hadapan Rasulullah SAW dan memberikan kabar mengenai hal ini. Kemudian, Rasulullah SAW memanggil Zaid bin Arqam RA ke hadapan beliau. Ia pun menceritakan apa yang dia dengar kepada Rasulullah SAW.

Ketika Abdullah bin Ubay dan teman-temannya dipanggil ke hadapan Rasulullah SAW, mereka bersumpah bahwasanya mereka tidak pernah mengatakan perkataan seperti itu. Karena sumpah tersebut, Rasulullah SAW tidak menerima perkataan Zaid bin Arqam RA. Maka dari itu, Zaid RA merasa sangat sedih. Bahkan, pamannya pun marah kepadanya seraya berkata, “Mengapa kau bertindak terlalu jauh hingga menjadikan dirimu sendiri sebagai seorang pembohong?”

Atas kejadian itu, turunlah surat Al-Munafiqun ayat 7 dan 8 yang artinya, “Mereka berkata (kepada orang-orang Ansar), “Janganlah kamu bersedekah kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah sampai mereka bubar (meninggalkan Rasulullah SAW).” Padahal milik Allah SWT-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami. Mereka berkata, “Sungguh, jika kita kembali ke Madinah (kembali dari Perang Bani Musthaliq), pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana.” Padahal kekuatan itu hanyalah milik Allah SWT, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tidak mengetahui.”

Ayat-ayat karimah tersebut memberi tahu bahwasanya orang-orang munafik telah melakukan sumpah palsu. Setelah itu, Rasulullah SAW memanggil Zaid ke hadapan beliau seraya bersabda, “Allah SWT telah membenarkanmu.” Oleh karena itu, Zaid RA pun telah terlepas dari kesedihan dan rasa duka.

Sumber artikel; Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Orang-Orang Munafik Tidak Akan Bisa Memahaminya"

banner 800x90