Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mari Melanggengkan Tujuh Perkara, Apakah itu?

Hikmahdanhikmah.com - MELANGGENGKAN TUJUH PERKARA: Al-Faqih Abu Laits As-Samarqandi RH berkata, “Dikatakan bahwasanya barang siapa melanggengkan tujuh kalimat, niscaya ia menjadi orang yang mulia di sisi Allah SWT dan para malaikat. Allah SWT juga akan memberikan magfirah kepadanya dan menghapus dosa-dosanya.


Sumber gambar : perkarahati.com

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, berkenaan Tujuh Perkara Kalimat untuk di Langgeng kan, Apakah itu?

  1. Membaca ‘Bismillāh’ ketika memulai setiap pekerjaan yang baik.
  2. Mengucapkan ‘Alhamdulillāh’ setiap selesai mengerjakan pekerjaan yang baik.
  3. Mengucapkan ‘Astaghfirullāh’ setelah mengucapkan perkataan yang sia-sia atau mengerjakan sesuatu yang buruk, baik sedikit maupun banyak.
  4. Mengucapkan ‘Insyā Allāh’ setelah mengucapkan perkataan ‘Besok aku akan mengerjakan pekerjaan ini’.
  5. Mengucapkan ‘Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīm’ setelah berpapasan dengan sesuatu yang buruk.
  6. Mengucapkan ‘Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ūn’ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah SWT dan kepada-Nyalah kami kembali) ketika musibah menimpa harta atau jiwa, baik besar, kecil, sedikit, maupun banyak.
  7. Senantiasa mengucapkan kalimat tauhid ‘Lā ilāha illallāh’ pada pagi dan malam.”

SEBUAH FATWA: 
Hukum Memakan Buah-Buahan yang Terjatuh dari Pohon

Jika pemilik buah-buahan yang jatuh dari pohon menghalalkannya dan memberikan izin secara terbuka atau sesuai dengan adat yang ada bahwa orang-orang yang lewat di sekitar tempat itu boleh memakannya, buah-buahan tersebut hukumnya halal, boleh diambil dan dimakan. Jika tidak demikian, buah-buahan itu haram dan tidak boleh dimakan.


Sementara itu, buah-buahan yang ada di pohon tidak boleh diambil dan dimakan tanpa izin pemiliknya.

Apabila setelah panen di ladang tanaman atau kebun sayur-sayuran, seperti semangka, buncis, dan bit, orang-orang dipersilakan secara adat kebiasaan untuk mengumpulkan sisanya, mengumpulkan sisa-sisa tersebut hukumnya boleh.

TEKA-TEKI UNTUK ANAK-ANAK:

Tumbuhan yang tidak berbunga. (Pohon buah tin)

Makhluk hidup yang tidak berlidah. (Ikan)

Surat Al-Quran yang tidak berhuruf mim. (Surat Al-Kautsar)

 Sumber artikel: Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Mari Melanggengkan Tujuh Perkara, Apakah itu?"

banner 800x90