Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penghormatan Utsman Ghazi Terhadap Al-Qur'an

Hikmahdanhikmah.com - PENGHORMATAN UTSMAN GHAZI TERHADAP AL-QURAN: Suatu hari Utsman Ghazi bertamu di sebuah desa. Ia melihat sebuah buku tergantung di dinding dalam ruangan yang ia tempati.

Sumber gambar : republika.id


Setelah bertanya mengenai kitab yang digantung itu kepada tuan rumah, ia mengetahui bahwa kitab itu adalah Al-Quran. Tatkala tuan rumah keluar dari ruangan tersebut untuk beristirahat, Utsman Ghazi segera bangun dan mengambil wudhu. Kemudian, ia mengarahkan wajahnya ke Al-Quran sambil bersedekap tangannya dengan penuh rasa hormat dan rendah hati. Beliau tetap berada dalam posisi seperti itu hingga pagi hari. Ketika mengantuk dan berada di alam mimpi, ia mendengar perkataan yang datang dari Allah SWT yang berbunyi,

“Wahai Utsman, karena kau telah menunjukkan rasa hormat dan takzim yang begitu besar terhadap kalam-Ku (Al-Quran) serta memuliakan dan mengagungkannya, Aku pun akan memuliakanmu, anak cucumu, dan orang-orang yang mengikutimu dengan kemuliaan yang abadi di dunia ini.” (Tarikh Nasyri)

PERNIKAHAN UTSMAN GHAZI DENGAN PUTRI SYEKH EDEBĀLI

Terdapat seorang syekh yang bernama Edebāli di antara rakyat Utsman Ghazi. Beliau adalah orang yang sangat berilmu dan dipercayai oleh masyarakat. Kewalian dan karamah beliau telah terlihat dan dirinya pun terkenal di mana-mana. Beliau memiliki banyak harta, tetapi hidup seperti seorang darwis. Orang-orang memanggilnya dengan sebutan “darwis”. Beliau membuat sebuah pesantren dan selalu melayani orang-orang yang datang ke pondoknya itu. Terkadang Utsman Ghazi pun bertamu ke pondoknya tersebut.


Pada suatu malam, Utsman Ghazi bermimpi melihat rembulan muncul dari dada Syekh Edebāli, lalu rembulan itu masuk ke dalam dadanya sendiri. Kemudian, dari pusarnya tumbuhlah pohon besar yang menaungi seluruh dunia. Di bawah naungan pohon itu terdapat pegunungan dan banyak mata air mengalir dari kaki gunung-gunung ini. Sebagian mata air mengairi kebun-kebun dan sebagian lainnya mengisi tempat minum orang-orang. Keesokan harinya, Utsman Ghazi pergi ke hadapan Syekh Edebali dan menceritakan mimpinya itu.

Kemudian, Syekh Edebāli pun berkata, “Wahai Utsman, ada kabar baik untukmu. Allah SWT telah memberikan kesultanan kepadamu dan anak-anakmu. Seluruh dunia akan berada di bawah naungan anak-anakmu, anakku pun akan menjadi istrimu.” Setelah itu, Syekh Edebāli menikahkan putrinya dengan Utsman Ghazi. (Tarikh Nasyri)

NAMA-NAMA: Laki-laki: Utsman, Perempuan: Shafiyyah

Sumber artikel: Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Penghormatan Utsman Ghazi Terhadap Al-Qur'an"

banner 800x90