Mei 03, 2021

Lima Hal yang di Sebabkan oleh Lima Hal

Hikmahdanhikmah.com - LIMA HAL YANG DISEBABKAN OLEH LIMA HAL: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA bahwasanya ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda,


‘Lima hal terjadi dengan sebab lima hal.’ Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah lima hal yang terjadi dengan sebab lima hal itu?’ Rasulullah SAW bersabda,

Jika perjanjian yang telah dibuat dalam sebuah kelompok dirusak, musuh-musuh akan mengganggu kelompok tersebut.

Jika hukum-hukum Allah SWT tidak diamalkan, kemiskinan akan menyebar.

Ketika perzinaan terjadi di suatu tempat, penyakit-penyakit yang mematikan akan tersebar.

Ketika ukuran dan timbangan dicampur dengan kecurangan, niscaya orang-orang (yang melakukannya) akan kehilangan (keberkahan) gandum atau biji-bijian dan mereka akan dihukum (dengan kekeringan dan kelaparan) selama bertahun-tahun.

Ketika kewajiban zakat ditinggalkan, orang-orang tidak akan mendapatkan hujan.”

MANUSIA MENJADI MULIA DENGAN ISLAM

Suatu hari, ketika melakukan perjalanan menuju Syam bersama budaknya, Sayidina Umar bin Khattab RA menaiki untanya secara bergantian dengan budaknya tersebut. Ketika Umar RA menaiki unta, budaknya berjalan sambil memegang talinya hingga jarak tertentu. Kemudian, Umar RA turun dari untanya lalu memegang tali untanya dan budaknya pun menaiki unta itu hingga jarak tertentu. Tatkala mendekati Syam, tibalah saatnya giliran budaknya yang menaiki unta. Budak itu pun menaiki untanya, sedangkan Umar RA berjalan sambil memegang tali untanya.

Mereka tiba di tepi sebuah sungai. Umar RA pun masuk ke dalam air (untuk menyeberangi sungai) dengan memegang tali unta. Abu Ubaidah bin Jarrah RA yang merupakan Gubernur Syam pada waktu itu melihatnya dalam keadaan seperti itu lalu berkata, “Wahai Amirul Mukminin, para pembesar Syam akan datang menyambutmu, tidak sepantasnya mereka melihatmu dalam keadaan seperti ini.”

Atas hal ini, Umar bin Khattab RA berkata, “Wahai Abu Ubaidah, seandainya orang lain yang mengatakan apa yang kau katakan ini, pasti aku akan menghukumnya sebagai pelajaran bagi umat Nabi Muhammad SAW. Dahulu kita adalah kaum yang hina. Kemudian, Allah SWT memuliakan kita dengan agama Islam. Kapan pun kita mencari keagungan dan kemuliaan dari sesuatu selain agama Islam yang telah Allah SWT muliakan kita dengannya, niscaya Allah SWT akan menghinakan kita.”

Sumber artikel: Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar