Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hari Arafah adalah hari yang paling Mulia

Hikmahdanhikmah.com - HARI ARAFAH ADALAH HARI YANG PALING MULIA: Rasulullah SAW bersabda, “Di sisi Allah SWT, tidak ada hari yang lebih mulia daripada hari Arafah.


Pada hari Arafah, Allah SWT turun ke langit dunia dengan rahmat-Nya, lalu Dia berfirman kepada para malaikat yang ada di langit sambil membanggakan hamba-hamba-Nya yang ada di muka bumi, “Lihatlah hamba-hamba-Ku! Meskipun tidak pernah melihat azab-Ku, mereka datang kepada-Ku dari tempat yang jauh dengan berpeluh keringat, penuh debu, dan rambut yang kusut demi mengharapkan rahmat-Ku. Pengampunan terhadap hamba-hamba-Ku dan pembebasan mereka dari api neraka paling banyak terjadi pada hari Arafah.”


“Tidak ada hari yang membuat setan lebih hancur, hina, dan marah selain hari Arafah. Sebab, pada hari Arafah, Allah SWT menurunkan rahmat-Nya dan mengampuni dosa hamba-hamba-Nya. Keadaan setan yang seperti itu juga pernah terlihat pada Perang Badar karena pada waktu itu ia melihat Malaikat Jibril AS dan para malaikat lainnya membuat saf (barisan penghadang musuh).”

“Barang siapa berdoa meminta kebutuhan dunia dan akhiratnya kepada Allah SWT pada hari Arafah, niscaya Dia akan mengabulkan permintaannya.”

Pada suatu malam di hari Arafah, Rasulullah SAW berdoa untuk umatnya, Allah SWT pun mengabulkan doanya dan berkata, “Seluruh umatmu telah diampuni kecuali orang-orang yang memakan hak orang lain dengan zalim. Sesungguhnya Aku akan mengambil hak orang yang dizalimi dari orang yang menzaliminya.”

Rasulullah SAW berdoa, “Ya Rabbi, jika Engkau menghendaki, aku berharap Engkau berkenan memberikan surga kepada orang yang dizalimi dan mengampuni orang yang menzalimi.” Pada waktu malam di hari Arafah, belum ada jawaban untuk doa ini. Pada pagi harinya, beliau mengulangi doanya di Muzdalifah.


Di sana dikatakan, “Apa yang kau minta telah dikabulkan.” Oleh karena itu, Nabi SAW tersenyum. Abu Bakar As-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA yang ketika itu melihatnya bertanya mengenai sebab beliau tersenyum.

Rasululah SAW bersabda, “Ketika mengetahui bahwa doaku dikabulkan dan dosa-dosa umatku telah diampuni, iblis musuh Allah SWT mengambil tanah dan menaburkannya ke atas kepalanya dalam keadaan sangat terpukul. Ketika melihatnya seperti itu, aku pun tersenyum.”

 Sumber artikel: Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Hari Arafah adalah hari yang paling Mulia"

banner 800x90