Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Ukhuwah serta Dalil Ukhuwah Islamiyah

Hikmahdanhikmah.com - Ukhuwah memiliki arti mahabbah, persahabatan, persaudaraan, dan ikatan. Ukhuwah bisa juga diartikan sebagai persaudaraan ukhrawi yang hanya mengharapkan ridha Allah SWT tanpa mengharapkan manfaat apa pun. Persaudaraan dalam agama di antara kaum muslim lebih berharga daripada persaudaraan keluarga.



Orang-orang yang membangun ikatan persaudaraan (agama) seperti ini akan saling mencintai dan memiliki ikatan tanpa mengharapkan manfaat atau keuntungan satu sama lain. Mereka bermusyawarah bersama mengenai urusan mereka dan mencari solusi bersama atas masalah yang sulit dipecahkan.

Jika dalam beberapa hari tidak bertemu satu sama lain, mereka akan saling mencari, menghubungi, menanyakan keadaan, dan membantu satu sama lain ketika membutuhkan bantuan. Mereka juga menghadiahkan pahala untuk arwah saudaranya yang telah meninggal dan menyenangkan hati anak-anak saudaranya tersebut dengan hadiah dan kebaikan yang dilakukan.


Rasulullah SAW telah mempersaudarakan setiap orang dari kaum Muhajirin dengan salah seorang dari kaum Ansar.

Seperti ini kejadiannya, orang-orang Madinah yang menerima Islam kemudian menerima gelar ‘Ansar’ mendapat manfaat dari kehidupan manusiawi yang agung yang diajarkan oleh agama Islam. Orang-orang mulia tersebut sangat mencintai orang-orang yang berhijrah ke Madinah (kaum Muhajirin). 

Mereka banyak membantu saudara-saudaranya, mereka merasa senang karena harta rampasan perang diberikan kepada saudara-saudaranya itu, dan mereka lebih memilih membantu saudara-saudaranya itu meskipun mereka sendiri memiliki kebutuhan.

“...dan mereka mengutamakan (Muhajirin) atas diri mereka sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Siapa yang dirinya dijaga dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS Hasyr: 9). Ayat tersebut menggambarkan keutamaan dan ketinggian akhlak yang dimiliki oleh kaum Ansar. Mereka dilindungi oleh Allah SWT dari kebakhilan sehingga mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat.

Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam Ghazali RH membagi ikatan persaudaraan dalam tiga tingkatan berikut:

  1. Tingkatan paling rendah adalah berperilaku dalam segala hal terhadap orang yang menjalin ikatan persaudaraan dengannya layaknya berperilaku terhadap orang lain.
  2. Tingkatan menengah adalah menjadikan orang yang menjalin ikatan persaudaraan dengannya sebanding dengan dirinya dalam segala hal.
  3. Tingkatan paling tinggi adalah mementingkan saudaranya dibandingkan dirinya sendiri.

Sumber artikel: Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Pengertian Ukhuwah serta Dalil Ukhuwah Islamiyah"

banner 800x90