Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah Bencana dari Akibat Berbuat Riya

Hikmahdanhikmah.com - inilah BENCANA AKIBAT RIYA: Rasulullah SAW bersabda, “Sesuatu yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirkul asghar (syirik kecil).”


Ketika para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah syirkul asghar itu? beliau menjawab, “Itu adalah riya. Ketika semua orang mengambil ganjaran atas amal perbuatannya, Allah SWT berkata kepada mereka (orang-orang yang riya) sebagai berikut, 

‘Pergilah kepada orang-orang yang kalian tunjukkan amal-amal kalian kepada mereka ketika di dunia. Lihatlah, apakah ada ganjaran yang bisa mereka berikan kepada kalian?’

Baca juga : amal seseorang akan menyambut dirinya

TIDAK ADA BID’AH DALAM ADAT DAN KEBIASAAN

Imam Rabbani KS berkata dalam sebuah maktubnya,

“Wahai anakku, perbuatan Rasulullah SAW itu ada dua macam, yang pertama adalah perbuatan yang dilakukannya sebagai ibadah dan yang kedua adalah perbuatan yang dilakukannya sebagai adat dan kebiasaan. 

Kita percaya bahwa setiap perbuatan yang bertentangan dengan perbuatan Rasulullah SAW yang berupa ibadah adalah bid’ah dan kita juga berusaha melarang keras perbuatan tersebut. Sebab, perilaku tersebut merupakan sebuah bid’ah yang tentunya dilarang oleh agama.

Adapun mengenai perbuatan-perbuatan Rasulullah SAW yang berupa adat dan kebiasaan, kita tidak bisa melihat sesuatu yang bertentangan dengan perbuatan-perbuatan tersebut sebagai bid’ah dan kita juga tidak bisa melarangnya karena hal itu tidak berkaitan dengan agama. 

Sebab, ada tidaknya perbuatan itu tergantung pada adat dan kebiasaan, bukan pada agama dan syariat. Apalagi, adat dan kebiasaan pada sebagian negeri berbeda dengan negeri lainnya. Begitu juga, kebiasaan di sebuah negeri dapat mengalami perubahan seiring berkembangnya zaman di tempat tersebut.

Baca juga : kisah nabi daud as

Bersamaan dengan ini, mengikuti sunah-sunah yang berkaitan dengan adat istiadat adalah hal yang bermanfaat dan dapat mengantarkan seseorang pada kebahagiaan. Semoga Allah SWT menetapkan kita dalam mengikuti Sayyidul Mursalin, Rasulullah SAW. 

Semoga shalawat dan salam yang paling utama dan sempurna senantiasa tercurahkan kepada beliau dan orang-orang yang mengikutinya. Amin.” (Maktubat Imam Rabbani, Jilid 1, maktub ke-231)

Sumber artikel : Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Inilah Bencana dari Akibat Berbuat Riya"

banner 800x90