Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Meraih kebahagiaan dunia dan akhirat menurut Ajaran Islam


Hikmahdanhikmah.com
- Hal pokok yang seharusnya ada dalam pembicaraan dan kehidupan sosial umat muslim adalah sopan santun, ketulusan, dan kedermawanan. Umat muslim sebisa mungkin harus menghindari tulisan-tulisan, perdebatan-perdebatan, dan perkataan-perkataan yang dapat menyakiti hati orang lain, membuat orang-orang benci terhadapnya, serta menimbulkan fitnah dan perpecahan. 

Kata-kata indah yang lembut dan bijaksana serta tulisan-tulisan yang bermakna dapat membekas di jiwa, menarik hati, dan membantu dalam mencapai tujuan. Dalam hal ini, penjelasan penuh hikmah dalam Al-Quranul Karim telah memberikan nasihat yang begitu baik kepada kita semua. 

Baca juga : sedekah untuk yatim dhuafa.

Orang-orang mukmin yang sejati selalu takut kepada Allah SWT dan berusaha mengatakan perkataan yang jujur dan bermanfaat. Selain itu, mereka akan menghindari perkataan-perkataan yang merugikan dan tidak bermanfaat. Lebih-lebih, firman Allah SWT dalam surat Al-Ahzab ayat 70 (yang artinya,) “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,” telah mengingatkan tugas kita ini.

Atas perintah dan nasihat Al-Quranul Karim dalam hal ini, orang-orang yang beriman harus mengatakan perkataan-perkataan yang baik dan berusaha menuntun orang-orang yang belum beriman dan belum mendapat petunjuk dengan kata-kata yang lembut dan bijaksana agar mereka memperoleh hidayah. 

Dengan demikianlah tujuan itu akan terwujud. Jika sebaliknya (tidak dengan seperti itu), setan akan menimbulkan perselisihan di antara mereka dan mencegah mereka dari kebaikan-kebaikan. Sebab, setan adalah musuh yang paling nyata bagi manusia. 

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Isra’ ayat 53 yang artinya, “… dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, ‘Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang paling baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” Ayat karimah ini telah menunjukkan hakikat tersebut.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Memberi makan dan mengatakan perkataan yang baik akan mengantarkan seseorang ke surga.” Melalui hadis ini, Rasulullah SAW telah menyarankan dua tugas penting bagi umat ini sebagai wasilah memperoleh kebahagiaan.

Alhasil, berkat nasihat-nasihat Al-Quranul Karim yang meninggikan umat Islam dengan hukum-hukum dan prinsip-prinsipnya serta berkat bimbingan dan ajaran Rasulullah SAW ini, tugas berbicara dengan baik telah menyebar dan berkembang di negara-negara Islam. 

Kewajiban mengajak untuk melakukan dan mengatakan hal-hal yang diridhai oleh Allah SWT dan melarang melakukan perbuatan dosa telah dilaksanakan sehingga tujuan dari irsyad telah tercapai dengan sempurna. Maka, dalam hal ini, orang-orang yang mengikuti jalan yang telah ditunjukkan oleh agama kita yang agung ini akan meraih kemuliaan melihat Jamālullāh di surga.

Baca juga : Pesan hikmah tentang agama

Sumber artikel: Fazilet takvimi


Posting Komentar untuk "Cara Meraih kebahagiaan dunia dan akhirat menurut Ajaran Islam"

banner 800x90