Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hijrahnya Ummu Salamah (R.Anha) dalam jalan Islam


Hikmahdanhikmah.com - Musibah-musibah yang menimpa keluarga Ummu Salamah (R.Anha) dalam jalan Islam sama sekali belum pernah menimpa keluarga lainnya.

Ummu Salamah (R.Anha) menceritakan, “Suatu hari suamiku, Abu Salamah, melakukan persiapan untuk hijrah ke Madinah Al-Munawwarah. Ia juga menaikkanku bersama anakku ke atas unta, lalu kami pun berangkat. Ia memegang tali pengikat unta lalu menariknya. Pada saat itu, ketika para laki-laki dari Bani Mughirah yang merupakan kaumku melihat kami, mereka menghalangi perjalanan kami. Lalu, mereka merebut tali unta dari suamiku dan membawaku beserta anakku.

Ketika Bani Abdul Asad yang merupakan kaum suamiku melihat perlakuan Bani Mughirah kepada kami, mereka berkata, “Kami tidak akan membiarkan seorang anak dari kaum kami sendirian dengan ibunya karena kalian telah memisahkan ibunya dengan ayahnya.” Setelah itu, mereka mengambil anakku, Salamah, dari tanganku dan membawanya ke kabilah mereka. Bani Mughirah yang merupakan kaumku juga menahanku. Sementara itu, suamiku, Abu Salamah, melanjutkan perjalanannya sendirian hingga tiba di Madinah. Dengan demikian, aku terpisah dari anakku dan juga suamiku.


Selama satu tahun, setiap pagi aku naik ke bukit Abtah (yang berada di Shafa). Di sana aku selalu menangis memikirkan keluargaku hingga malam hari. Suatu hari salah seorang sepupuku merasa kasihan dengan keadaanku ini, lalu berkata kepada kaumku, “Kasihanilah wanita ini yang telah kalian pisahkan dari suami dan anaknya. Berikanlah izin kepadanya untuk berhijrah.” Mereka pun akhirnya memberikan izin kepadaku. Lalu, Bani Abdul Asad juga menyerahkan kembali anakku. Aku bersama anakku pun menaiki unta dan berhijrah ke Madinah.”
Setelah suami Ummu Salamah (R.Anha), Abu Salamah bin Abdul Asad, wafat pada tahun ke-4 Hijriah, Ummu Salamah (R.Anha) menjadi seorang janda dengan empat orang anak.
Beberapa lama kemudian, Rasulullah SAW menikahi Ummu Salamah (R.Anha) dan ia pun menjadi salah seorang istri mulia Rasulullah SAW.

Ummu Salamah (R.Anha) dapat membaca, tetapi tidak dapat menulis. Ia termasuk salah seorang sahabat wanita yang paling mengetahui ilmu fikih (hukum-hukum agama). Ia juga telah meriwayatkan 378 hadis dari Rasulullah SAW.


Sumber artikel : Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Hijrahnya Ummu Salamah (R.Anha) dalam jalan Islam"

banner 800x90