Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Tanda Keimanan yang Sempurna?

Sumber gambar : blog.wakafquran.org


Hikmahdanhikmah.com - Abu Umamah RA meriwayatkan sebagai berikut,“Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Apakah (tanda) keimanan itu?’

Rasulullah SAW menjawab,

‘Ketika kebaikan-kebaikan membuatmu senang dan keburukan-keburukan membuat dirimu bersedih, berarti engkau adalah seorang mukmin (yang kamil).’”

Maksudnya, apabila kamu merasakan sebuah ketenangan, kesenangan, dan kekhusyukan karena telah berhasil dalam melakukan sebuah pekerjaan yang merupakan ketaatan kepada Allah SWT ketika melakukan sebuah kebaikan dan hatimu merasakan kesedihan dan kesulitan semata-mata karena kamu takut kepada Allah SWT ketika melakukan sebuah keburukan, berarti kamu adalah seorang mukmin yang sempurna yang mampu memisahkan antara ketaatan dan kemaksiatan serta percaya bahwa kamu akan dihisab dan mendapatkan balasan atas amal perbuatanmu kelak pada hari kiamat.

Adapun orang kafir tidaklah seperti itu. Sebagaimana ia tidak bisa membedakan antara ketaatan dan kemaksiatan, ia juga sama sekali tidak akan peduli pada hasilnya.

BAGAIMANAKAH CAHAYA YANG BAGUS UNTUK KESEHATAN MATA?


Membaca sebaiknya tidak dilakukan di tempat-tempat yang remang-remang atau yang sedikit pencahayaannya. Sebab, membaca dalam kegelapan dapat meningkatkan miopia (rabun jauh) dan astigmatisme (mata silinder).

Jika hendak membaca, seseorang harus memilih tempat-tempat yang pencahayaannya cukup dan harus memerhatikan sumber cahaya yang semestinya berada di atas atau di samping agar tidak menyorot mata secara langsung.

Jika seseorang membaca dalam waktu yang lama atau harus melihat layar dalam waktu yang lama, setiap dua puluh menit sekali ia harus memberi jeda selama kurang lebih dua puluh detik dan mengistirahatkan kedua matanya dengan cara tidak melihat ke buku atau layar. Selain itu, sering berkedip saat membaca atau bekerja di depan komputer dapat mengurangi hilangnya air mata dan mencegah mata mengering.

Perangkat-perangkat seperti ponsel, tablet, komputer, dan televisi mengandung radiasi dalam jumlah tinggi, sinar ultraviolet, dan sinar biru yang berbahaya bagi mata. Ini semua dapat menyebabkan penyakit mata seperti katarak, penyakit kornea, dan penyakit bintik kuning. Oleh sebab itu, seseorang sebaiknya tidak banyak menyibukkan dirinya dengan perangkat-perangkat ini selain ketika dibutuhkan.

Sumber artikel: Fazilet takvimi


Doa hari ini 

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

"Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqan toyyibaa wa ‘amalan mutaqabbalaa"

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang manfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.”*

(HR. Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah)

Bahagialah bagi mereka yang Istiqomah berbahagialah mereka yang memperbanyak amalan shaleh, memilih yang terbaik, merutinkannya, istiqomah diatas jalan Allah, karena ketika mereka telah uzur, pahala sempurna tetap akan dicatat baginya.

Dari sahabat ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,

الْعَبْدَ إِذَا كَانَ عَلَى طَرِيقَةٍ حَسَنَةٍ مِنَ الْعِبَادَةِ ثُمَّ مَرِضَ قِيلَ لِلْمَلَكِ الْمُوَكَّلِ بِهِ اكْتُبْ لَهُ مِثْلَ عَمَلِهِ إِذَا كَانَ طَلِيقاً حَتَّى أُطْلِقَهُ أَوْ أَكْفِتَهُ إِلَىَّ

“Seorang hamba jika ia berada pada jalan yang baik dalam ibadah, kemudian ia sakit, maka dikatakan pada malaikat yang bertugas mencatat amalan, “Tulislah padanya semisal yang rutin ia amalkan, jika ia tidak terikat sampai Aku melepasnya (menyembuhkan sakitnya) atau sampai Aku mencabut nyawanya.”*

 (HR. Ahmad, 2/203. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan bahwa hadits ini shahih).

Semoga Allah memberikan Hidayah dan Rahmat-Nya serta menerima amal ibadah kita.

بَارَكَ اللّٰه فِيْكُمْ

Semoga kita dimudahkan segala sesuatu nya dan Terkawal segala apa yang kita kerjakan dan Allah ijabah apa2 yang kita hajatkan.

Aamiin aamiin aamiin ya Allah Robbal alamien

Mari Abadikan Amal sholehnya untuk Peduli Anak Yatim dan Dhuafa BRI Simpedes cabang KCP Kuniran

Bank BRI Rekening : 7981-01-009853-53-6 An : YAYASAN PIJAR MULYA PATI INDONESIA

info/Konfirmasi Transfer

WhatsApp:

085268070123

Posting Komentar untuk "Apakah Tanda Keimanan yang Sempurna?"

banner 800x90