Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hikmah-Hikmah yang Terdapat Pada Azan dan Iqomah

Hikmah-Hikmah yang Terdapat Pada Azan dan Iqomah

Hikmahdanhikmah.com - Muazin mengumandangkan azan pada waktu-waktu tertentu dengan tujuan menyeru orang-orang mukmin untuk melaksanakan ibadah shalat. Ia mengungkapkan kebesaran Allah SWT sebanyak empat kali dengan mengulangi bacaan pertamanya, ‘Allāhu Akbar’. Dengan ini, ia memberi tahu dengan sangat jelas kepada semua orang bahwa Allah SWT adalah Zat yang Mahaluhur dan Mahabesar di atas segala sesuatu yang menyibukkan diri mereka dan pintu-Nya adalah pintu satu-satunya yang pantas dituju.

Setelah itu, dengan kalimat ‘Asyhadu an lā ilāha illallāh’, ia memberikan kesaksian atas keesaan Allah SWT sebanyak dua kali dan mengingatkan bahwa yang akan memenuhi kebutuhan dunia dan akhirat semua orang hanyalah Allah SWT.

 Setelah itu, muazin mengucapkan kalimat ‘Asyhadu anna muhammadan rasūlullāh’. Dengan kalimat ini, muazin bersaksi atas kenabian Rasulullah SAW, mengingatkan orang-orang untuk mengikuti ajaran Rasulullah SAW yang merupakan wasilah antara Allah SWT dengan hamba-hamba-Nya dalam seluruh urusan yang baik, dan mengingatkan bahwa ibadah shalat juga merupakan bagian dari ajarannya yang mesti dikerjakan. Setelah itu, dengan mengucapkan kalimat ‘Hayya ‘alash shalāh’ (Mari kita melaksanakan shalat!), muazin meminta semua orang untuk melaksanakan ibadah shalat.

Ketika direnungkan, dari sini muncul beberapa makna sebagai berikut, “Wahai manusia, kebesaran Rabb kalian dari segala sesuatu yang besar sudah sangat jelas. Selain itu, nabi terpilih yang dikirim-Nya pun telah menunjukkan kepada kalian cara melaksanakan ibadah kepada Allah SWT. Sekarang, laksanakanlah ibadah besar ini dan mohonlah dengan berdoa kepada Allah SWT agar kalian mendapatkan segala sesuatu yang kalian inginkan.” Keinginan terbesar itu pun tentunya adalah kemenangan dan keselamatan yang sempurna. 

Kemudian, karena shalat lima waktu merupakan cara menjaga harapan yang sangat bernilai tersebut secara sempurna, muazin mengucapkan ‘Hayya ‘alal falāh’ (Marilah kita menuju kemenangan!) sebanyak dua kali. Setelah muazin menerangkan hakikat-hakikat ini dengan suara keras, untuk mengarahkan usaha orang-orang mukmin pada ridha Allah SWT yang merupakan harapan yang paling utama, muazin menyelesaikan azan dengan mengucapkan takbir sebanyak dua kali lalu dilanjutkan dengan kalimat tauhid.

Orang-orang mukmin yang mendengarkan kalimat-kalimat mulia muazin pun hendaknya mengulangi kalimat-kalimat tersebut karena dengan hal itu berarti mereka menyatakan dengan jelas bahwa mereka akan melaksanakan kewajiban yang telah ditentukan serta menerima dan meyakini kalimat-kalimat tersebut.

Setelah itu, ketika mereka telah berkumpul untuk melaksanakan shalat, muazin segera beriqamah dan mengucapkan ‘Qad qāmatish shalāh’ sebanyak dua kali untuk mengingatkan bahwa mereka telah siap untuk menghadap Allah SWT.

Sumber artikel : Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Hikmah-Hikmah yang Terdapat Pada Azan dan Iqomah"

banner 800x90