Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kita harus Menghindari Menghina Para Sahabat

Kita harus Menghindari Menghina Para Sahabat


Hikmahdanhikmah.com - Imam Rabbani KS berkata dalam sebuah maktubnya,“... Membicarakan hal yang tidak pantas mengenai para pembesar agama (ashabul kiram, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in) dapat membuat seseorang jauh dari agama ...”

“... Setiap muslim harus benar-benar menghindari menghina para pembesar agama dan menjelek-jelekkan ashabul kiram yang merupakan orang-orang yang membantu Rasulullah SAW sekaligus merupakan para pembesar Islam yang telah mengerahkan seluruh jiwa raganya untuk meninggikan agama Islam. Mereka telah menginfakkan harta-harta mereka, baik pada waktu siang maupun malam, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, untuk memperkuat agama Islam. 

Mereka juga telah meninggalkan kabilah-kabilah, anak-anak, istri-istri, kampung halaman, rumah-rumah, harta-harta, tanaman-tanaman, dan kebun-kebun mereka karena kecintaan mereka terhadap Rasulullah SAW. Mereka lebih memilih Rasulullah SAW daripada nyawa mereka sendiri. Mereka lebih mencintai Rasulullah SAW daripada diri mereka serta harta-harta dan anak-anak mereka.

Mereka yang telah mendapatkan kemuliaan ceramah Rasulullah SAW ini telah memperoleh keselamatan dalam majelis beliau dengan keberkahan kenabian. Mereka telah menyaksikan turunnya wahyu dan mendapatkan kemuliaan dengan kedatangan Malaikat Jibril AS. Mereka juga telah melihat banyak mukjizat dan menyaksikan sendiri hal-hal gaib seperti itu hingga mengetahui hakikat-hakikat tersebut dengan ‘ainul yaqin

Tidak ada seorang pun setelah mereka yang diberi ilmu yaqin (ilmu yang pasti). Bahkan, orang-orang yang menginfakkan emas sebesar Gunung Uhud pun tidak akan dapat menyamai pahala infak mereka setengah genggam atau segenggam gandum...” (Maktubat Imam Rabbani, Jilid 2 maktub 36).

TERGESA-GESA BERASAL DARI SETAN


Hatim Al-Asham RH berkata, “Tergesa-gesa berasal dari setan kecuali dalam lima perkara ini: 1) Menyiapkan makanan untuk tamu. 2) Mengafani jenazah. 3) Menikahkan anak perempuan yang telah cukup umur. 4) Membayar utang. 5) Bertaubat dari dosa-dosa.

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Kita harus Menghindari Menghina Para Sahabat"

banner 800x90