> Seruan untuk Mengambil Pelajaran dari Masa Lalu - BAYAR ZAKAT ONLINE

November 30, 2021

Seruan untuk Mengambil Pelajaran dari Masa Lalu



Hikmahdanhikmah.com - Allah SWT berfirman dalam surat Muhammad ayat 8-9 (yang artinya), “… dan orang-orang yang kafir, maka celakalah mereka dan Allah menyesatkan (menghapus) amal-amal mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka membenci apa yang diturunkan oleh Allah, maka Allah menghapuskan amal-amal mereka.”

Dalam ayat karimah tersebut, Allah SWT memberikan ancaman kepada orang-orang kafir dengan kehancuran dan kebinasaan. Selain itu, Dia telah mengabaikan semua usaha dan amalan mereka. Kehancuran dan pengabaian ini adalah karena mereka tidak menyukai apa yang telah Allah SWT turunkan kepada mereka. 

Oleh karena itu, dengan kehendak mereka sendiri, bukannya berkhidmah dan menolong agama Allah SWT, mereka malah melakukan hal sebaliknya. Dengan demikian, Allah SWT mengabaikan amal-amal mereka dan meniadakannya. Maka, meskipun sebagian hal yang mereka lakukan di dunia terlihat bermanfaat dan sesuai dengan akhlak, pada hakikatnya hal itu tidak memiliki nilai dan manfaat sama sekali. Sebab, mereka tidak bersandar pada dasar-dasar agama. Amal-amal mereka tidak dilakukan sebagai ketaatan kepada Allah SWT.

Adapun pada surat Muhammad ayat 10, Allah SWT berfirman (yang artinya), “Maka, apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka. Allah SWT telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) yang seperti itu.”

Dalam ayat tersebut, terdapat ajakan untuk mengambil pelajaran dari masa lalu, yaitu dengan merenungi jejak-jejak dan reruntuhan-reruntuhan peninggalan kaum yang telah tertimpa kebinasaan dan kehancuran. Lebih-lebih, jika tempat, jejak, dan akibat bangsa-bangsa yang ditimpa kehancuran itu diperhatikan, baik di Jazirah Arab maupun di tempat-tempat lainnya, akan terlihat bahwa Allah SWT telah menghujani mereka dengan kehancuran dan menghapuskan seluruh keistimewaan-keistimewaan mereka. 

Akibat yang serupa pun pantas bagi orang-orang kafir. Maksudnya, sebagaimana akibat tersebut pantas bagi orang-orang kafir yang telah binasa sebelumnya, akibat itu pun pantas bagi orang-orang kafir saat ini yang telah keluar dari jalan Allah dan mengingkari kebenaran. Akibat yang serupa dengan akibat tersebut adalah kemusnahan dan kehancuran seperti itu.

Sumber artikel : Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim,dhuafa

blogger,online sejak 2011 di bisnis online dan offline,adapun Hikmahdanhikmah.com ini untuk Support website resmi ;yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 59184
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar