Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akibat Orang-orang Musyrik yang Mencela Rasulullah Saw



Hikmahdanhikmah.com - Abdullah bin Mas’ud RA menuturkan, “Suatu hari ketika Rasulullah SAW sedang melaksanakan shalat di dekat Baitullah, beberapa orang Quraisy, yaitu Abu Jahal dan tujuh kawannya, duduk di sekeliling beliau.

Abu Jahal bertanya, ‘Siapakah di antara kalian yang berani membawa jeroan unta milik si fulan yang telah disembelih dan menaruhnya di atas punggung Muhammad ketika dia sujud?’ Di antara orang-orang yang ada di sana, Uqbah bin Abu Mu’aith yang paling jahat berkata, ‘Aku bisa melakukannya.’

Ia pun mengambil dan membawa jeroan unta itu lalu menaruhnya di atas punggung Rasulullah SAW ketika beliau sujud. Orang-orang yang berada di sana pun menertawakan hal tersebut.

Rasulullah SAW tidak beranjak dari sujudnya dan tidak juga mengangkat kepalanya, sedangkan aku sendiri (karena badanku lemah dan kurus) tidak dapat berbuat apa-apa dan hanya berdiam diri sambil menyaksikannya. Bahkan, untuk berbicara pun aku tidak mampu. Aku tidak memiliki kaum dan kabilah yang akan menjagaku. Seandainya saat itu aku memiliki kekuatan dan penjaga yang akan melindungiku, pasti aku segera melemparkan semua itu dari bahu Rasulullah SAW.

Pada akhirnya, seseorang pergi dan mengabarkan kejadian itu kepada Sayidah Fatimah (R.Anha). Ketika itu, Sayidah Fatimah (R.Anha) adalah seorang anak perempuan yang masih kecil. Sayidah Fatimah (R.Anha) datang sambil berlari, lalu mengambil dan membuang apa yang ada di atas punggung Rasulullah SAW. Kemudian, Sayidah Fatimah (R.Anha) juga mengatakan kata-kata yang kasar kepada orang-orang yang melakukan hal ini. Akan tetapi, mereka tidak dapat melakukan pembalasan apa pun kepada Sayidah Fatimah (R.Anha).

Setelah shalat, Rasulullah SAW menghadap ke Ka’bah. Lalu, beliau berkata sebanyak tiga kali seraya mengeraskan suaranya, ‘Ya Allah, aku serahkan kaum Quraisy kepada-Mu!’ Setelah itu, beliau mendoakan keburukan untuk mereka semua dengan menyebut nama-nama mereka satu per satu.

Ketika mendengar doa keburukan yang dipanjatkan atas diri mereka itu, mereka pun berhenti tertawa. Mereka tahu bahwa doa yang dipanjatkan di negeri itu pasti akan dikabulkan. Oleh karena itu, mereka takut atas doa yang telah dipanjatkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW berkata kepada Abu Jahal, ‘Wallahi, kau harus meninggalkan perbuatan ini atau Allah SWT akan menurunkan sebuah malapetaka atas dirimu.’

Aku bersumpah atas nama Allah SWT yang menurunkan kitab-Nya kepada Nabi Muhammad SAW, mengirim Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dengan agama yang hak, dan nyawaku berada dalam genggaman kekuasaan-Nya, aku melihat bahwasanya nama-nama yang telah Rasulullah SAW sebutkan itu tewas semuanya pada Perang Badar dan bergelimpangan di tanah. Hari itu adalah hari yang sangat panas. Matahari telah mengubah jasad mereka (menjadi busuk). Selanjutnya, mereka diseret dan dilemparkan ke dalam sumur Badar.”

Sumber artikel ; Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Akibat Orang-orang Musyrik yang Mencela Rasulullah Saw "

banner 800x90