Desember 03, 2021

Ketika Allah SWT memerintahkan Malaikat Israfil AS untuk meniup sangkakala



Hikmahdanhikmah.com - Abu Hurairah RA meriwayatkan sebagai berikut, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Setelah menciptakan bumi dan langit, Allah SWT menciptakan sangkakala dan memberikannya kepada Malaikat Israfil AS. Malaikat Israfil AS pun menatap ke arah arasy sembari menempelkan mulutnya pada sangkakala dan menunggu kapan dirinya akan diperintahkan untuk meniup sangkakala tersebut.’ 

Aku pun bertanya, ‘Ya Rasulullah, apakah sangkakala itu?’ Rasulullah SAW berkata, ‘Sangkakala adalah sebuah tanduk yang terbuat dari cahaya.’ Aku kembali bertanya, ‘Bagaimanakah bentuknya?’ Lalu, Rasulullah SAW berkata, ‘Ia berbentuk lingkaran yang berdiameter besar. Aku berkata dengan bersumpah atas nama Allah SWT yang telah mengirimku sebagai seorang nabi yang hak, diameter tersebut sebesar jarak antara langit dan bumi.’”

Ketika Allah SWT memerintahkan Malaikat Israfil AS untuk meniup sangkakala lalu ia meniupnya sambil mengucapkan, ‘Hū Allāhu Hayyun’, seluruh makhluk yang ada di bumi dan langit akan binasa (kecuali mereka yang dikehendaki oleh Allah SWT). Demikianlah sebagaimana yang telah difirmankan dalam surat An-Naml ayat 87 (yang artinya), “… dan (ingatlah) hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki oleh Allah, dan mereka semua datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” Di muka bumi akan terjadi guncangan dan gempa yang sangat besar.

Anak-anak muda akan menjadi tua dalam sekejap (rambut dan jenggot mereka akan memutih) dan setan-setan akan lari terbirit-birit. Ayat karimah berikut ini menjelaskan hal tersebut,

“Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya guncangan hari Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihatnya (guncangan itu), semua wanita yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya dan kandungan setiap wanita yang hamil akan keguguran, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk. Akan tetapi, azab Allah itu sangatlah keras.” (QS Al-Hajj: 1-2).

Setelah tiupan sangkakala yang pertama, seluruh permukaan bumi akan menjadi datar dengan kekuasaan Allah SWT. Dunia akan menjadi seperti itu selama empat puluh hari empat puluh malam dan akan menjadi tenang. Empat puluh hari di akhirat itu lamanya seperti empat puluh tahun di dunia. Selama empat puluh hari ini, rahmat dan azab akan diangkat dari semua orang.

Kemudian, ketika Malaikat Israfil AS meniup sangkakala kedua kalinya dengan mengucapkan, ‘Hū Allāhu Hayyun’, bumi akan mengeluarkan semua yang ada di dalamnya, lalu semua ruh akan keluar dan segera masuk ke jasadnya masing-masing. Setelah itu, mereka akan dikumpulkan di padang mahsyar untuk dihisab.

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar