Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menentang Para Sahabat bukanlah Sesuatu yang Pantas kita Lakukan



Hikmahdanhikmah.com - Seseorang yang akidahnya rusak yang hidup pada zaman Imam Rabbani KS membenci dan memusuhi Sahabat Muawiyah RA. Suatu hari, ketika sedang menelaah Maktubat Syarifah, kebetulan ia membaca sifat-sifat baik Muawiyah RA. Ia pun kesal lalu melempar kitab Maktubat dari tangannya. Ketika malam tiba, Imam Rabbani KS hadir dalam mimpinya, kemudian berkata dengan sangat murka sambil menarik kedua telinganya,

“Wahai jahil, apakah kau menentang perkataan-perkataan kami! Jika kau tidak percaya pada perkataan kami, datanglah, aku akan membawamu ke hadapan Sayidina Ali KW.” Lalu, sambil memegang kerah baju orang itu dengan sangat erat, Imam Rabbani KS membawanya ke hadapan Sayidina Ali KW. Sambil berdiri di hadapan Sayidina Ali KW, Imam Rabbani KS berkata,

“Wahai Imam, orang ini telah menentangku mengenai pujian terhadap Muawiyah RA dan melemparkan kitabku ke lantai. Aku mohon agar Anda berkenan memberikan petunjuk kepada orang ini.” Kemudian, Sayidina Ali KW berkata kepada orang itu,

“Berhati-hatilah, janganlah engkau memusuhi seorang pun dari para sahabat! Menentang para sahabat dan berpaling dari perkataan-perkataan Syekh Ahmad yang merupakan kebenaran yang hakiki bukanlah sesuatu yang pantas kau lakukan!” Ketika mendengar perkataan-perkataan ini, orang tersebut mulai ketakutan, tetapi ia belum terselamatkan dari keraguannya. Oleh karena itu, Sayidina Ali KW memberikan perintah kepada Imam Rabbani KS seraya berkata,

“Orang bodoh ini belum tercerahkan dengan nasihat. Oleh karena itu, pukullah dadanya sekali dengan pukulan yang keras agar ia bertaubat.” Kemudian, Imam Rabbani KS mengikuti perintah tersebut dan melayangkan sebuah pukulan ke dadanya. Seketika itu, ia segera bertaubat dari akidah sesatnya dan hatinya menjadi bersih. Ketika ia terbangun, di dadanya terlihat bekas pukulan telapak tangan. Atas hal ini, ia mengerti kesalahannya lalu segera menghadap Imam Rabbani KS dan menjadi muridnya yang setia dan tulus.

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Menentang Para Sahabat bukanlah Sesuatu yang Pantas kita Lakukan"

banner 800x90