Januari 16, 2022

Ashabul badar Zaid bin Khattab Radhiyallāhu ‘anhu



Hikmahdanhikmah.com - Zaid bin Khattab Radhiyallāhu ‘anhu adalah salah seorang sahabat Muhajir dan berasal dari kabilah Adiyy bin Ka’ab. Ia merupakan saudara Umar bin Khattab RA. Kunyahnya Abu Abdurrahman. Usia Zaid bin Khattab RA lebih tua dari usia Umar RA, ia juga merupakan salah seorang Muhajir pertama. Zaid RA menjadi muslim terlebih dahulu sebelum Umar RA.

Zaid bin Khattab RA pernah ikut serta dalam Perang Badar, Uhud, Khandaq, dan perang-perang lainnya, ia juga hadir dalam peristiwa Baiat Ridwan. Pada Perang Uhud, Sayidina Umar RA pernah berkata kepada saudaranya, Zaid RA, “Ambillah zirahku!” Namun, Zaid RA tidak mau mengambil zirahnya seraya berkata, “Aku juga berkeinginan mati syahid seperti dirimu.” Akhirnya, Umar RA memberikan zirahnya kepada orang lain.

Ketika mempersaudarakan kaum Ansar dengan kaum Muhajir, Rasulullah SAW mempersaudarakan Zaid RA dengan Ma’an bin Adiyy RA. Pada tahun 12 Hijriah ketika masa kekhalifahan Abu Bakar RA, tepatnya pada Perang Yamamah, Zaid RA ditugaskan sebagai pemegang panji Islam lalu mati syahid bersama Ma’an bin Adiyy RA.

Sayidina Umar RA berkata, “Semoga Allah SWT merahmati saudaraku, Zaid! Dia telah melampauiku dalam dua hal indah, dia telah masuk Islam dan mati syahid lebih dahulu sebelum aku.”

Sayidina Umar RA sangat bersedih ketika Zaid RA wafat, bahkan beliau pernah berkata, “Aku mencium bau harum Zaid setiap kali angin bertiup.”

Ketika mendengar Mutammim bin Nuwairah RA melantunkan bait-bait elegi (syair atau nyanyian yang mengandung ratapan dan ungkapan dukacita) untuk saudaranya sendiri, Umar RA berkata kepadanya, “Seandainya aku pandai melantunkan syair sepertimu, aku pasti akan melantunkan elegi untuk saudaraku.” Lalu, Mutammim bin Nuwairah RA berkata “Seandainya saudaraku mendapatkan derajat (mati syahid) yang sama seperti saudaramu, niscaya aku tidak akan bersedih sama sekali.” Umar RA pun membalas, “Tidak ada seorang pun yang menghiburku lebih baik dari dirimu.”

Anak Zaid RA yang bernama Abdurrahman meriwayatkan sebuah hadis dari ayahnya sebagai berikut, “Pada Haji Wada’ Rasulullah SAW bersabda, ‘Perhatikanlah budak-budak kalian! Berikanlah mereka makanan seperti apa yang kalian makan dan berikanlah mereka pakaian seperti yang kalian kenakan! Jika mereka membuat kesalahan yang tidak bisa kalian maafkan, juallah mereka! Wahai hamba-hamba Allah, janganlah kalian menyiksa mereka!’”

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar