Januari 26, 2022

Shalat Hajat yang dilakukan pada bulan Rajab



Hikmahdanhikmah.com - Pada bulan Rajab terdapat 10 rakaat shalat Hajat yang dikerjakan di antara hari pertama sampai hari ke-10, 10 rakaat di antara hari ke-11 sampai hari ke-20, dan 10 rakaat di antara hari ke-21 sampai hari ke-30. Ketiga shalat ini dikerjakan dengan cara yang sama, hanya saja ada perbedaan pada doa yang dibaca setelah shalat. Orang yang melaksanakan shalat ini akan menggapai hidayah Allah SWT dan hatinya tidak akan mati. Shalat 30 rakaat ini diriwayatkan oleh tukang cukur Rasulullah SAW, Salman Al-Farisi RA.

Shalat Hajat ini dapat dikerjakan setelah shalat Magrib atau setelah shalat Isya. Namun, shalat ini lebih utama dikerjakan pada malam Jumat atau malam Senin, khususnya pada waktu tahajud.

Tata cara shalat: Shalat Hajat ini diawali dengan niat berikut, “Ya Rabbi, berikanlah kepadaku cahaya, ampunan, dan keridhaan-Mu dengan wasilah Rasulullah SAW yang dengan kedatangan beliau, Engkau memberi alam semesta ini cahaya, dan juga dengan wasilah bulan Rajab yang mulia ini. Masukkanlah aku ke dalam golongan hamba-Mu yang saleh dan bertakwa serta bebaskanlah aku dari kesulitan dunia dan akhirat. Aku melaksanakan shalat ini untuk mendapatkan ridha-Mu, Allāhu Akbar.”

Pada setiap rakaatnya, kita membaca 1 kali surat Al-Fatihah, 3 kali surat Al-Kafirun, dan 3 kali surat Al-Ikhlas. Shalat ini dikerjakan sebanyak 10 rakaat dengan satu kali salam pada setiap dua rakaatnya.

Setelah selesai shalat pada 10 hari pertama, kita membaca doa berikut sebanyak 11 kali, “Lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīkalah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyī wa yumītu wahuwa hayyun lā yamūt biyadihil khaīr wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.”

Setelah selesai shalat pada 10 hari kedua, kita membaca doa berikut sebanyak 11 kali, “Ilāhan wāhidan ahadan shamadan fardan witran hayyan qayyūman dā’iman abadā.”

Setelah selesai shalat pada 10 hari ketiga, kita membaca doa berikut sebanyak 11 kali, “Allāhumma lā māni’a limā a’thaita walā mu’thiya limā mana’ta walā rādda limā qadhaita walā mubaddila limā hakamta walā yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu, subhāna rabbiyal ‘aliyyil wahhāb, subhāna rabbiyal ‘aliyyil wahhāb, subhāna rabbiyal ‘aliyyil karīmil wahhāb, yā wahhābu yā wahhābu yā wahhāb.” (Kumpulan Doa dan Ibadah, Penerbit Fazilet)

Sumber artikel :Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar