Februari 15, 2022

Orang yang Takut kepada Allah SWT tidak akan Takut kepada Siapapun



Hikmahdanhikmah.com - Syekh Syamil RH adalah seorang pejuang Islam yang berjuang di Dagestan selama 25 tahun untuk menyebarkan dan mengajarkan agama Islam. Ia senantiasa berjuang untuk menghidupkan kembali dan mengajarkan syariat Islam dan sunah Rasulullah SAW yang dilupakan masyarakat. Ia berusaha menghilangkan adat-adat kekufuran yang menyebar di masyarakat. Dia juga mencegah orang-orang untuk membantu musuh agama dan berteman dengan mereka.

Masyarakat Dagestan memenuhi kebutuhan tentara Rusia, seperti makanan, buah-buahan, dll, sebagai balasannya, tentara Rusia pun membantu mereka. Sebelumnya, Gazi Muhammad mengatakan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal seperti itu, kemudian Syekh Syamil RH pun mengatakan hal yang sama. Pada suatu kesempatan, Jenderal Kilyoko meminta Desa Kimrah untuk mengirimkan lima keledai bermuatan batang-batang anggur dan bibit buah manis untuk tentara Rusia. Para pembesar desa berkumpul untuk membahas masalah tersebut.

Ketika datang ke perkumpulan itu, Imam Syamil RH melihat bahwa mereka akan mengirim barang-barang yang diminta untuk tentara Rusia. “Ketika kami mengatakan ‘Mari kita kirim barang-barang itu dari kota kita’ atau ‘Jangan kita kirim barang-barang itu’, apakah ada seseorang yang tidak mematuhi keputusan ini?” tanya Imam Syamil RH kepada mereka. “Tidak!” jawab mereka. Lalu, Syekh Syamil RH berkata kepada mereka,

“Kalau begitu, kita tidak boleh membantu musuh-musuh agama dengan cara seperti ini karena hal itu bisa menjadi kebiasaan buruk dan berlanjut seperti ini selamanya. Di dalam sebuah hadis disebutkan, “Kabar gembira bagi orang yang ketika meninggal dunia dosa-dosanya terputus darinya. Celakalah bagi orang yang ketika meninggal dunia dosa-dosanya masih terus berlanjut!” Pendapatku mengenai hal ini adalah sebagai berikut. 

Untuk sementara ini, kalian katakanlah kepada mereka seperti ini, ‘Kalian menebang kebun anggur dan pohon kami, dan apa yang kalian sisakan telah mengering. Tidak mungkin kami mengirimkannya tahun ini. Mintalah dari orang-orang lain tahun ini, dan kita lihat tahun depan jika kebun kami akan hijau kembali!’ Aku berharap Allah SWT akan memberikan jalan keluar kepada kita hingga saat itu.” Akan tetapi, orang-orang yang hadir di sana hanya diam dan tidak menerimanya. Akhirnya, Imam Syamil RH pun kesal dan pergi dari sana.

Dalam dua tahun, hampir tidak ada orang yang tersisa dari kelompok dan anak-anak orang-orang yang membantu musuh-musuh agama, tidak melaksanakan perintah jihad agama, dan bersikap serakah akan dunia. Rumah-rumah mereka pun terbakar dan keluarga mereka hancur karena serangan dari tentara Rusia. Sementara itu, karena Imam Syamil RH berjihad memperjuangkan agama, dunia bertekuk lutut kepadanya. Umur Imam Syamil RH pun panjang. Bahkan, meskipun Desa Kimrah telah terbakar sebanyak tiga kali, rumah Imam Syamil RH sama sekali tidak tersentuh api. Padahal, musuh-musuh telah berusaha membakar rumahnya.

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar