Maret 13, 2022

Diberikannya Perintah Jihad kepada Rasulullah dan Perang badar



Hikmahdanhikmah.com - Ketika umat muslim telah berkumpul di Madinah Al-Munawwarah setelah peristiwa hijrah, kabilah-kabilah di sekitarnya dan khususnya kaum musyrik Makkah sangat berkeinginan untuk menghancurkan umat muslim. Ketika kaum musyrik mulai melakukan penyerangan bersenjata untuk memadamkan agama Islam, Rasulullah SAW mendapatkan perintah jihad dari Allah SWT sejak tahun pertama hijriah.

Pada awalnya diadakan beberapa sariyyah (pasukan-pasukan kecil) untuk menghadapi kaum musyrik. Misalnya, umat muslim menyergap kafilah-kafilah dagang musuh untuk menghalangi kaum musyrik melakukan persiapan perang menghadapi umat muslim. Demikianlah, Perang Badar terjadi pada masa-masa tersebut.

Badar adalah sebuah tempat yang di dalamnya terdapat sumur-sumur air serta berada di antara Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah. Pada bulan Ramadan tahun kedua hijriah, ketika pasukan muslim sedang mengawasi kafilah dagang milik kaum musyrik yang sedang kembali dari Syam, mereka berpapasan dengan pasukan musuh yang datang dari Makkah. Atas hal itu, terjadilah Perang Badar.

Dalam Perang Badar ini kaum musyrik mengalami kekalahan, 70 orang di antara mereka terbunuh dan 70 orang lainnya berhasil ditawan. Abu Jahal termasuk orang yang terbunuh dalam perang tersebut. Adapun pasukan muslim kehilangan 14 orang syuhada.

Pasukan Islam yang mengikuti Perang Badar adalah pasukan pertama umat muslim. Pasukan tersebut berjumlah 305 orang yang terdiri atas 60 orang dari kalangan Muhajir dan yang lainnya dari kalangan Ansar. Adapun pasukan musuh berjumlah sekitar seribu orang.

Pasukan Islam dalam Perang Badar ini terus bertambah kuat seiring dengan berjalannya waktu, kemudian berhasil menaklukkan banyak negeri serta menyebarkan agama dan peradaban Islam kepada umat manusia.

Para sahabat yang mengikuti Perang Badar dan 8 sahabat yang tidak dapat mengikutinya karena suatu sebab disebut Ashabul Badar, yang seluruhnya berjumlah 313 orang. Derajat mereka sangatlah tinggi di antara para sahabat (Radhiyallāhu ‘anhum) lainnya. Semoga Allah SWT meridhai mereka semua. Āmīn.

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar