Maret 19, 2022

Manfaat Puasa Menurut Kedokteran


Hikmahdanhikmah.com - Setiap anggota tubuh harus memiliki waktu kerja dan waktu istirahat. Jika anggota tubuh bekerja tanpa istirahat, ia akan lelah dan sulit mendapatkan kekuatannya kembali. Maka dari itu, untuk menjaga kesehatan, manusia harus mengistirahatkan perutnya dengan cara berpuasa serta makan dan minum pada waktu-waktu tertentu dengan cara yang tidak membahayakan lambung. Sesuatu yang dimakan dan diminum harus mudah dicerna dan memiliki banyak manfaat.

Apa yang dimakan dan dicerna oleh seseorang akan bermanfaat bagi tubuhnya, bukan apa yang dimakan saja. Oleh sebab itu, makanan yang dimakan ketika perut dalam keadaan lelah dan tidak pada waktunya akan sulit dicerna dan dapat membahayakan tubuh. Meski seseorang sedikit mengurus dengan kelaparan pada waktu-waktu tertentu, hal itu tidak akan pernah membahayakannya.

Puasa mengistirahatkan perut sejauh kelemahan yang ditimbulkannya, dan memudahkan pencernaan apa yang dimakan dan diminum. Hadis syarif “Perut adalah rumah segala penyakit, dan puasa adalah inti seluruh obat” menerangkan hal ini.

Maka dari itu, meski badan orang-orang yang berpuasa selama satu bulan dalam satu tahun pada siang hari di bulan Ramadan mengurus, perut mereka dapat beristirahat. Oleh sebab itu, sistem pencernaan mendapatkan kekuatan dan tubuh pulih dalam waktu singkat. Akan tetapi, seseorang tidak boleh memakan makanan-makanan yang berat, yakni makanan yang sulit dicerna, dia harus memperhatikan agar perutnya tidak sakit.

Para ulama berkata, “Jika perut kosong, kulit akan nyaman dan sehat, jika kantong kosong, seseorang tidak akan bisa melakukan perbuatan buruk, agamanya pun akan benar dan lurus.”

DAPUR KITA: PUDING JELLY BUAH


Bahan-bahan: 4 gelas air, setengah gelas gula pasir, 2 sendok makan air mawar, setengah gelas jus buah segar (jeruk, apel, alpukat, dll), 1 gelas tepung terigu, 1 sendok makan mentega.

Cara membuatnya: Pertama-tama gula dan air dicampur dalam panci dan ditaruh ke atas kompor dengan api sedang lalu diaduk sampai gula benar-benar larut. Saat gula larut, jus buah segar dan air mawar ditambahkan. Setelah mendidih, kecilkanlah api kompor. Campurkan tepung dengan sedikit air dingin lalu masukkan ke dalam panci sedikit demi sedikit. 

Aduk perlahan selama 1-2 menit, kemudian tambahkan mentega. Setelah berubah menjadi puding, matikan api kompor dan masukkanlah puding tersebut ke dalam mangkuk. Saat sudah dingin, puding dapat disajikan dengan buah-buahan, kacang kenari, atau kayu manis.

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar