Maret 09, 2022

Mutiara Hikmah Imam Jafar Shadiq ks



Hikmahdanhikmah.com - Kebaikan akan menjadi sempurna dengan tiga hal, yaitu bersegera dalam kebaikan, memandang rendah kebaikan yang dilakukan, dan merahasiakannya. Ada empat hal yang sedikitnya pun termasuk banyak, yaitu api, permusuhan, kefakiran, dan penyakit.

Menunda-nunda taubat berarti tertipu. Mengabaikan kewajiban penghambaan dan mencoba membuat alasan kepada Allah SWT Yang Mahakuasa adalah sebab kehancuran. Tidak segera mendapatkan hukuman meskipun sering melakukan dosa adalah tanda bahwa Allah SWT masih memberikan waktu dan kesempatan. Barang siapa tertipu karena Allah SWT masih memberikannya kesempatan sehingga merasa dirinya selamat dari azab, berarti ia adalah orang yang merugi.

Jika seseorang tidak malu ketika melakukan aib atau kesalahan, tidak bertaubat dari kesalahannya meskipun sudah tua, dan takut kepada Allah SWT hanya pada ucapannya saja, niscaya tidak ada kebaikan baginya.

Allah SWT menisbahkan manusia kepada ayah-ayah mereka agar mereka dikenal di dunia. Namun, ketika di akhirat, setiap orang akan dikenal dengan perbuatannya agar ia mendapatkan balasan atas perbuatannya itu.

Barang siapa diberikan nikmat dan ihsan oleh Allah SWT, hendaklah ia juga memberikan nikmat itu kepada keluarganya. Jika dia tidak melakukannya, dikhawatirkan nikmat tersebut akan diambil dari tangannya.

Ada tiga hal yang dapat menambah kemuliaan seorang muslim, yaitu memaafkan orang yang telah menzalimi dirinya, memberi kepada orang yang menjauhinya, dan menyambung tali silaturahim kepada orang yang memutuskannya. Kekikiran berarti memelihara sifat suuzan terhadap Allah SWT yang Maha Pemberi Rezeki.

Ketika seorang mukmin yang sejati marah, kemarahannya itu tidak akan mengeluarkannya dari kebenaran. Jika ia merasa senang dan ridha atas sesuatu, keridhaannya itu tidak akan menjatuhkannya pada kebatilan.

Ketika seorang mukmin membuat senang saudara-saudara mukminnya, Allah SWT akan menciptakan malaikat karena kegembiraan kelompok itu. Malaikat itu akan selalu sibuk dengan bersyukur dan bertasbih memuji Allah SWT. Ketika orang mukmin tersebut diletakkan ke dalam keranda (meninggal dunia), malaikat itu akan datang ke sisinya dan berkata, “Hari ini aku adalah temanmu dan aku tidak akan meninggalkanmu sendirian.

Ketika pertanyaan-pertanyaan kubur ditanyakan kepadamu, aku akan membantumu menjawab pertanyaan itu. Pada hari kiamat nanti, ketika kau menghadapi berbagai macam masalah, aku akan berada di sisimu. Selain itu, aku juga akan memberikan syafaat kepadamu di hadapan Rabbmu dan menunjukkan tempatmu di surga nanti.”

Sumber artikel;Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar