April 29, 2022

Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Surat yang dibacanya

Sumber gambar : nawacita.co


Hikmahdanhikmah.com - Pada pagi hari tanggal 1 Syawal sesudah kita menunaikan shalat Subuh, dianjurkan mandi sunah hari raya, kemudian berangkat menuju masjid atau tanah lapang dengan memperbanyak bacaan takbir. 

Saat tiba di masjid sebelum duduk, hendaknya kita melaksanakan shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat, lalu duduk sambil mengulang-ulang bacaan takbir sampai shalat Id dimulai.

Lafaz niat shalat Idulfitri adalah sebagai berikut, “Ushallī sunnatal-li’īdil-fithri rak’ataini lillāhi ta’ālā.” (Artinya, “Aku niat shalat sunah Idulfitri dua rakaat dengan berjamaah karena Allah SWT.”)

Pada rakaat pertama setelah takbiratul ihram, kita membaca doa iftitah, kemudian melakukan takbir 7 kali sambil menggangkat kedua tangan dan setiap selesai takbir disunahkan membaca, “Subhānallāhi walhamdulillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.”

Setelah takbir ketujuh dan membaca tasbih tersebut, dibaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat yang dikehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Qaf atau surat Al-A’la (Sabbihisma Rabbikal-a’lā). Pada saat berdiri untuk rakaat kedua, kita membaca takbir 5 kali (tidak termasuk takbir ketika berdiri dari sujud), 

dan setiap selesai takbir disunahkan membaca tasbih seperti pada rakaat pertama. Kemudian, dibaca surat Al-Fatihah dan diteruskan dengan bacaan surat yang dikehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Al-Ghasyiah. Imam harus menyaringkan atau mengeraskan suaranya pada waktu membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat lainnya.

Shalat ini dikerjakan dua rakaat dan dilakukan seperti shalat-shalat lainnya. Setelah shalat Id dilaksanakan, dilanjutkan dengan dua khutbah hari raya.

MENGHIDUPKAN MALAM HARI RAYA


Pada malam hari raya, hendaknya kita melaksanakan Khatam Anbiya, Khatam Istigfar, dan shalat Tasbih. Khatam Istigfar dilakukan dengan cara membaca 1001 kali “Astagfirullāhal ‘azhīm wa atūbu ilaik.” (Kumpulan Doa dan Ibadah)

WAKTU SHALAT HARI RAYA IDULFITRI


Banda Aceh........... 07.01

B. Lampung............ 06.33

Bandung................ 06.25

Banjarbaru.............. 06.52

Bogor..................... 06.28

Cirebon................... 06.21

Denpasar............... 06.57

Jambi...................... 06.35

Jayapura............... 06.08

Jember................... 06.02

Lamongan.............. 06.06

Makassar................ 06.36

Malang................... 06.06

Mataram................. 06.53

Medan.................... 06.49

Padang.................. 06.47

Pekanbaru............. 06.41

Pontianak............... 06.11

Semarang.............. 06.14

Serang................... 06.30

Sukabumi.............. 06.28

Sumenep................ 06.00

Surabaya............... 06.05

Surakarta................ 06.13

Yogyakarta.............. 06.15

Sumber artikel: Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar