Juni 20, 2022

Buah Pahit atas menghujat abu bakar dan Umar Ra anhuma



Hikmahdanhikmah.com - Hafidzul hadis Imam Al-Mustagfiri Rahmatullāh ‘alaih meriwayatkan penjelasan seseorang sebagai berikut,

“Pada masa kecilku, aku memiliki seorang guru beraliran Rafidhah (yang memusuhi Sayidina Abu Bakar dan Sayidina Umar R.’Anhumā). Dia berusaha menjerumuskanku pada kesalahannya. Aku pun percaya pada kata-katanya dan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas tentang syaikhaīn (Sayidina Abu Bakar dan Sayidina Umar R.’Anhumā).

Dalam mimpiku pada suatu malam, aku melihat terjadinya hari kiamat. Semua orang menghadapkan wajah mereka kepada Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah SAW sedang duduk, dan di samping kanan kirinya ada dua orang tua. Orang-orang pergi secara bergiliran dan memberikan salam kepada Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Aku pun mendekati Rasulullah SAW dan ingin memberi salam kepadanya.

Salah seorang yang berada di samping Rasulullah SAW berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang orang ini inginkan dari kita?” Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wa sallam ingin memegangku, dan saat itu juga aku terbangun dari tidurku. Pada saat itu, rambut, janggut, alis, dan bulu mataku rontok karena ketakutan. Aku berada dalam keadaan seperti ini selama empat bulan. Tidak seorang dokter pun bisa menemukan obat untuk penyakit ini.

Suatu hari, seseorang yang aku kenal datang kepadaku dan berkata, “Penyakit macam apa ini sehingga para dokter pun tidak mampu mengobatinya?” Lalu, aku menjelaskan keadaanku dan mimpiku kepadanya. Dia pun berkata sebagai berikut, “Subhānallāh, mengapa Anda tidak kembali dari kesalahan Anda dan meminta maaf di hadapan Rasulullah SAW?” Berarti Anda tidak tahu bahwa shalawat, salam, dan doa-doa lainnya itu sampai kepada ruh-ruh mulia mereka!”

Baca juga : Nasehat Abu bakar Ra kepada Rafi Ra

Dia segera meminta kendi dan baskom. Lalu, aku berwudhu dan melaksanakan shalat dua rakaat. Selanjutnya, aku bertaubat dan menerima serta mengakui keutamaan-keutamaan Sayidina Abu Bakar dan Sayidina Umar Radhiyallāhu ‘anhumā. Dalam waktu kurang dari seminggu, rambut, janggut, alis, dan bulu mataku tumbuh kembali.” (Molla Jāmī, Syawāhidun Nubuwwah)

Sumber artikel:Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar