Juni 10, 2022

Cara Melawan Napsu dua kutub berlawanan yang ingin menguasai badan


Hikmahdanhikmah.com - Di dalam tubuh manusia terdapat dua kutub berlawanan yang ingin menguasai badan. Satu di antara dua kutub ini adalah ruh (ruh malaki), dan yang lainnya adalah nafsu (ruh haiwani).

Nafsu adalah makhluk penindas yang telah menguasai setiap partikel tubuh manusia, dan pusatnya berada di antara dua alis. Nafsu inilah yang memerintahkan manusia untuk cenderung pada kesenangan dan keinginan-keinginan syahwat, menyibukkan hati dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, serta merupakan sumber dari segala kejahatan dan seluruh akhlak tercela.

Nafsu yang merupakan musuh terbesar manusia dan makanannya adalah dosa ini memiliki kekuatan tujuh puluh dua setan dan senantiasa memerintahkan manusia pada keburukan.

Syekh Naqsyabandi KS, yang merupakan mata rantai ke-15 dalam silsilah sādāt, senantiasa menganjurkan murid-muridnya untuk melawan keinginan nafsu mereka, dan beliau berkata sebagai berikut, “Barang siapa melawan nafsunya, dia akan mendapatkan hasil yang sangat besar dari perbuatannya tersebut.”

Selain itu, Syekh Naqsyabandi KS juga berkata, “Kalian harus selalu merasa bahwa nafsu kalian itu salah dan buruk. Barang siapa berhasil melakukan hal ini, Allah SWT akan memberikannya pahala sebesar keberhasilan yang diraihnya. Dengan demikian, dia juga akan menjadi dekat dengan Allah SWT dan meraih kebahagiaan.

Dikatakan dalam surat Yusuf ayat 53, ‘(Nabi Yusuf AS berkata,) Aku tidak bisa membersihkan nafsuku. Sungguh, nafsu terus memerintahkanku untuk melakukan keburukan...’ Berdasarkan ayat karimah ini, seseorang harus mengetahui bahwa setiap dosa dan perbuatan maksiat adalah berasal dari nafsunya sendiri.”

Baca juga : nama-nama dosa menurut bahasa arab.

Dalam ceramah lainnya, beliau juga berkata sebagai berikut, “Barang siapa, dengan karunia Allah SWT, mengenal nafsunya sebagai sesuatu yang buruk dan mengetahui perangkapnya dengan benar, niscaya sangat mudah baginya untuk menentang nafsunya itu.”

IJTIMAK, RUKYAT, DAN PERMULAAN BULAN ZULKAIDAH


Ijtimak bulan Zulkaidah tahun 1443 H bertepatan dengan hari Senin tanggal 30 Mei 2022 pukul 18.31 WIB. Sementara itu, rukyat jatuh pada hari Selasa tanggal 31 Mei 2022 pukul 11.21 WIB.

Adapun tempat-tempat terlihatnya hilal meliputi Samudera Pasifik, Indonesia, Malaysia, Australia, Selandia Baru, Philipina, Sri Langka, Singapura, dan Fiji.  Hari terlihatnya hilal, yakni hari Selasa 31 Mei 2022 adalah hari pertama bulan Zulkaidah.

Catatan: Penetapan awal bulan Hijriah dalam kalender ini dilakukan dengan metode Ittihadul Mathali (Penyatuan waktu dan tempat terbit hilal). Maka, terdapat kemungkinan perbedaan penetapan awal bulan Hijriah dengan kalender lainnya.

Sumber Artikel : Fazilet takvimi

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar