Juni 17, 2022

Salah satu buah yang paling disukai Rasulullah SAW



Hikmahdanhikmah.com - Salah satu buah yang paling disukai Rasulullah SAW adalah semangka. Beliau memakan buah semangka bersama dengan buah kurma yang segar, lalu berkata, “Panasnya kurma mengambil dinginnya semangka, dan dinginnya semangka mengambil panasnya kurma.” Selain itu, dalam kitab-kitab hadis syarif juga diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW suka memakan buah semangka bersama buah anggur.

Selain itu, dikatakan, “Pada setiap buah semangka dan delima terdapat satu tetes air dari surga.”

Semangka tumbuh di tempat yang beriklim panas dan hangat. Semangka ditanam di musim semi setelah bahaya es dan embun dingin telah berlalu. Terutama tepi sungai dan danau sangat cocok untuk perkebunan semangka.

Sembilan puluh lima persen semangka adalah air. Semangka juga mengandung 8-14 persen gula. Pada semangka terdapat vitamin B, C, dan A, sedangkan kandungan protein dan lemaknya sangat rendah.

Semangka, buah yang memiliki banyak manfaat ini, dapat dicerna dengan sangat cepat di perut, membersihkan perut dan usus, menghilangkan penyakit di tempat-tempat ini, dan membersihkan ginjal serta saluran kemih. Semangka dapat mengeluarkan racun (toksin) yang terkumpul di dalam darah. Buah ini juga bermanfaat untuk orang yang kaki dan perutnya membengkak. Buah ini juga dapat menyejukkan tubuh.

Disarankan untuk memakan semangka ketika perut kosong pada pagi hari. Sebab, semangka yang dimakan dalam keadaan perut kenyang dapat merusak makanan yang ada di dalam perut sehingga bisa menyebabkan sakit perut.

Seperti halnya setiap makanan, ketika memakan semangka pun seseorang harus memperhatikan takarannya. Khususnya, orang-orang yang menderita diabetes, penyakit tekanan darah, dan sakit perut tidak boleh makan semangka terlalu banyak.

Semangka harus dimakan ketika sudah matang dengan sempurna. Semangka yang isinya sudah agak membusuk tidak boleh dimakan. Berikut ini beberapa tanda semangka yang telah matang dengan sempurna.

Semangka yang matang akan kehilangan warna pudarnya, memperoleh warna yang cerah, dan kulitnya menjadi mudah tergores dengan kuku. Warna putih pada bagian buah yang bersentuhan dengan tanah berubah menjadi agak kuning, ketika buah semangka dipukul dengan keras, ia akan mengeluarkan bunyi yang khas dan padat. Dedaunan kecil yang berada 1-2 cm di atas batang buah dan disebut sebagai ‘kumis dan telinga’ oleh masyarakat akan mengering. Buah semangka akan menjadi ringan pada hari-hari selanjutnya setelah matang.

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar