Juli 29, 2022

Sayidah Aisyah R.’Anhā sangat mulia,terhormat berilmu dan bijaksana



Hikmahdanhikmah.com - Salah seorang istri mulia Rasulullah SAW adalah Aisyah Siddiqah R.’Anha. Setelah wafatnya Sayidah Khadijatul Kubra R.’Anhā, Rasulullah SAW menikahi Aisyah R.’Anhā, putri dari Sayidina Abu Bakar RA. Sementara itu, resepsi pernikahan beliau diselenggarakan tiga tahun setelahnya.

Sayidah Aisyah R.’Anhā merupakan orang yang sangat cerdas. Karena Rasulullah SAW mencintainya dengan cinta dan kasih sayang yang besar, beliau selalu bersama Rasulullah SAW. Oleh sebab itu, Sayidah Aisyah R.’Anhā selalu mendengar dan menghafal hadis-hadis tentang berbagai masalah.

Ketika membahas Sayidah Aisyah R.’Anhā, Rasulullah SAW pernah berkata kepada jemaah, “Belajarlah dua pertiga agamamu dari Aisyah.”

Sungguh, Sayidah Aisyah R.’Anhā adalah orang yang fakih, alim, dan beradab. Abu Musa Al-Asy’ari RA berkata tentang beliau sebagai berikut, “Apabila kami, para sahabat, ragu pada sebuah hadis syarif mana pun, lalu kami menyampaikannya kepada Sayidah Aisyah R.’Anhā, kami pasti akan memperoleh sebuah informasi yang lengkap tentang hadis tersebut sehingga bisa mengatasi keraguan kami.”

Baca juga; Rasulullah Sawbadalah orang yang paling baik Akhlaknya.

Salah seorang pembesar tabiin, Urwah RH, pun berkata, “Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih berilmu daripada Sayidah Aisyah R.’Anhā, baik dalam memahami makna Al-Quranul Karim, ilmu fikih dan faraid, maupun dalam menghafal syair-syair dan nasab-nasab orang Arab.”

Rasulullah SAW biasa menggambarkan cintanya kepada Sayidah Aisyah R.’Anhā sebagai “simpul yang tidak bisa terbuka.” Sayidah Aisyah terkadang ingin mengetahui tingkat kecintaan Rasulullah SAW seraya bertanya, “Bagaimana keadaan sebuah simpul yang tidak bisa terbuka?” Rasulullah SAW pun membuat beliau senang dengan berkata, “Tetap seperti apa adanya, tidak ada perubahan.”

Sayidah Aisyah R.’Anhā, yang sangat mulia, terhormat, berilmu, dan bijaksana, selalu memandang rendah kehidupan dunia, dan tidak pernah berlebihan dalam berpakaian dan kehidupannya. Sesuatu yang paling membuatnya senang adalah membantu orang-orang fakir dan orang-orang yang membutuhkan. Sebagai contoh yang bagus tentang hal ini, Sayidah Aisyah R.’Anhā menyedekahkan seratus ribu dirham yang dikirimkan oleh keponakannya, yaitu Abdullah bin Zubair R.’Anhumā, dan tidak mengambil sepeser pun darinya. Radiyallāhu anhā.

Sumber artikel:Fazilet takvimi 

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar