Agustus 03, 2022

Mari merangkai detik demi detik sisa usia kita dengan penuh kebaikan


Hikmahdanhikmah.com - Keberadaan diri kita di dunia ini hanyalah "mampir ngombe"  (istilah bahasa orang Jawa) Dunia hanyalah pesinggahan dari sebuah perjalanan panjang, dunia bukanlah tujuan namun hanya ladang tempat bertanam, Dunia bersifat sementara sedangkan Umur dunia ini sangat terbatas.

  • Kehidupan dunia itu fana.
  • Waktu terus berjalan terus tanpa henti
  • umur kita sangat terbatas.
  • Umur kita lebih pendek dari umur dunia ini.
  • Apabila kita diam,
  • waktu tidak diam.
  • Ia akan terus berjalan.
  • Kita bergerak
  • waktu pun juga akan bergerak.
  • Lantas, apa yang harus kita lakukan?
  • Diam saja, atau melakukan sesuatu?

Hidup Kita hanya memerlukan Ridha Allah SWT.kita punya Visi yakni selama di dunia ini adalah meraih ridha Allah Azza wa Jalla.

اِلَهِى اَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ 
Ilahi anta maqshudi wa ridhoka mathlubi 

“Wahai Tuhanku,Engkaulah tujuanku dan Ridhamu yang kucari”

Dan bila Allah Azza wa Jalla telah ridha pada setiap detik waktu yang kita lalui di dunia ini, maka insyaAllah kebahagiaan akan menyelimuti diri kita...
Allah Azza wa Jalla berfirman :

اَفَمَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَ اللّٰهِ كَمَنْۢ بَاۤءَ بِسَخَطٍ مِّنَ اللّٰهِ وَمَأْوٰىهُ جَهَنَّمُ ۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ

Artinya ;
“Maka adakah orang yang mengikuti keridhaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan dari Allah dan tempatnya di neraka Jahanam? Itulah seburuk-buruk tempat kembali.” 
(QS. Ali ‘Imran: 162)

Di antara cara meraih Ridha Allah Azza wa Jalla adalah dengan menjaga lisan agar hanya mengucapkan kalimat yang baik kepada orang lain..

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Sungguh seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang diridhai Allah, suatu kalimat yang ia tidak memedulikannya, namun dengannya Allah mengangkatnya beberapa derajat. Dan sungguh, seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang dibenci oleh Allah, suatu kalimat yang ia tidak memedulikannya, namun dengannya Allah melemparkannya ke dalam neraka.”(HR. Al-Bukhari No. 6478).

Selain dengan berkata yang baik, cara meraih ridha Allah Azza wa Jalla berikutnya adalah dengan berbuat baik kepada orang tua, birrul walidain..._

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan bahwa bagi anak, ridha Allah Azza wa Jalla tergantung kepada ridha orang tua.Dari sahabat Abdullah bin Amru radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, murka Allah tergantung pada murka orang tua.” 
(HR. At-Tirmizi No. 1899)

Apakah hanya itu cara meraih ridha Allah ‘azza wajalla? Tentu tidak.

Ada banyak cara lainnya meraih ridha Allah Azza wa Jalla.Semakin dalam kita mengkaji al-Quran dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,insyaAllah kita akan menemukan semakin banyak cara untuk meraih ridha Allah Azza wa Jalla...

Semoga Allah SWT mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa merangkai detik demi detik sisa usia kita dengan penuh kebaikan untuk meraih ridha-Nya...

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَأَتُوبُ إِلَيْكَ 

"Maha Suci Engkau Ya Allah, dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu"
[ HR. Ashhaabus Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi]

(Dikutip dari berbagai sumber)

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar