September 10, 2022

Kezuhudan dan ketakwaan Sayidina Umar RA


Hikmahdanhikmah.com - Pada masa Kekhalifahan Amirul Mukminin Sayidina Umar Radhiyallāhu ‘anhu, agama Islam menyebar dan meluas dengan sangat cepat, dan penduduk Hijaz memperoleh banyak manfaat dari harta ganimah. Dalam keadaan seperti ini, kezuhudan dan ketakwaan Sayidina Umar RA sangat tinggi. Sifat istimewa ini tidak hanya dimiliki oleh Sayidina Umar, tetapi juga dimiliki oleh semua sahabat, mereka semua berada di atas kebenaran dan keadilan. Sebab, Rasulullah SAW telah membimbing para sahabat di jalan itu. Kejadian berikut ini bisa menjadi contoh mengenai hal ini.

Ketika Sayidina Umar RA menaklukkan kota Al-Quds dengan damai, orang-orang Romawi meminta pendapat dari seseorang yang bernama Abul Juaid, “Apa pendapatmu tentang menyerang orang-orang muslim? Kita bisa menyerang mereka ketika mereka sedang melaksanakan shalat karena pada saat itu mereka tidak bersenjata.”

Abul Juaid berkata, “Wahai kaumku, janganlah kalian menyerang orang-orang muslim. Jika kalian akan menyerang, aku akan memberi tahu mereka. Kalian tunjukkanlah harta benda berharga milik kalian kepada mereka. Sebab, manusia tidak akan bisa menahan dirinya dari harta dunia. Jika mereka menginginkan dan mengambil semua harta itu, berarti mereka telah berbuat zalim kepada kalian. Setelah itu, kalian bisa melakukan apa yang kalian inginkan.” Atas hal ini, orang-orang Romawi menaruh harta dan barang-barang berharga mereka di jalan-jalan.

Baca juga : Mari Menunaikan Zakat fitrah zakat maalbberinfaq dan bersedeqah dengan rezeqi terbaik kita.

Ketika keluar masuk kota Al-Quds, umat muslim melihat harta benda itu dan terkejut mengapa mereka melakukan hal ini. Akan tetapi, satu orang pun di antara mereka tidak mengambil apa pun, bahkan mereka juga tidak menyentuhkan tangan mereka, dan mereka berkata satu sama lain, “Segala puji bagi Allah SWT, Dia telah mewariskan kepada kita negeri sebuah kaum yang memiliki banyak harta yang berharga seperti ini. Seandainya dunia memiliki nilai sebesar nilai sayap nyamuk di sisi Allah SWT, tentunya Allah SWT tidak akan memberikan seteguk air pun kepada orang-orang kafir.”

Ketika menyaksikan dan memahami ketakwaan orang-orang muslim, Abul Juaid berkata kepada orang-orang Romawi, “Mereka adalah kaum yang sifat-sifatnya telah disampaikan dalam kitab Taurat dan Injil. Tidak akan ada seorang pun yang bisa mendekati mereka selama mereka menjaga hak orang lain seperti ini.” Singkatnya, meskipun para sahabat berada di tengah-tengah manusia, tetapi segala usaha dan upaya mereka adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dan menaati Rasul-Nya. 

Baca juga ; Ada tiga bagian keadaan manusia di dunia.

Banyak negara dan benua yang penduduknya masuk Islam dalam waktu singkat karena mereka berusaha dengan sungguh-sungguh di jalan Allah SWT, sebagaimana niat tulus dan kerja baik mereka menyebabkan mereka mendapatkan pahala dan syafaat di sisi Allah SWT dan Rasulullah SAW. Karena usaha mereka untuk Allah SWT, agama Islam menyebar cepat dengan dukungan mereka.

Sumber artikel;Fazilet takvimi 


Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar