Hadits tentang kewajiban bersyukur kepada Allah


Hadits tentang kewajiban bersyukur kepada Allah

Hadits tentang kewajiban bersyukur kepada Allah dengan kita mengetahui hadits bersyukur dengan Niat tulus ikhlas Mengamalkan Pastilah Allah Tambah nikmatnya,karena sudah selayaknya Manusia untuk selalu sadar dan menyadari Betapa banyak nikmat Allah yang telah diberikan dari ujung Rambut hingga ujung kaki dan nikmat hidup yang kita Rasakan sampai hari ini Alhamdulillah.

Allah berfirman dalam hadits qudsi-Nya: wahai anak Adam, bahwa selama engkau mengingat Aku, berarti engkau mensyukuri Aku, dan apabila engkau melupakan Aku, berarti engkau telah mendurhakai Aku!
(H.R Thabrani)
 وَمَنْ لاَيَشْكُرِ النَّاسَ لاَيَشْكُرِ الله
َ
barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah”. (H.R Ahmad dan Baihaqi)

Dari Abu Abdillah a.s, beliau berkata, “bahwa Rasulullah saw. bersabda, “orang yang menyantap makanan dengan rasa syukur, maka dia diberi pahala, seperti orang yang berpuasa menjaga dirinya. Orang yang sehat yang mensyukuri kesehatannya, maka dia diberi pahala, orang yang menanggung penderitaan (jasmani)-nya dengan sabar.

Dan orang yang memberikan dengan rasa syukur, maka dia mendapat pahala yang sama dengan orang yang menanggung kerugian dari menjaga diri”.
(H.R Abu Hurairah dan al-Qudha’i)

Bersumber dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallah Alaihi wa Sallam bersabda, “Perhatikanlah orang yang statusnya berada di bawah kalian, dan janganlah kalian

memperhatikan orang statusnya berada di atas kalian. Dengan begitu maka kalian tidak akan menganggap kecil nikmat Allah yang kalian terima.

Orang makan yang bersyukur adalah sederajat dengan orang bershaum yang sabar.
(HR. Bukhari, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Barang siapa yang diberikan suatu pemberian dan merasa cukup atas pemberian tersebut, maka hendaklah dia membalasnya. Dan jika dia tak merasa cukup maka hendaklah dia memuji, sebab sesungguhnya perbuatan memuji itu merupakan tanda syukur dan barang siapa yang hanya diam saja maka sungguh dia telah kufur”. (H.R.Turmudzi)

Dari Ibnu Abbas, dia berkata : Nabi SAW bersabda : “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, yaitu kesehatan dan waktu (HR Bukhari).

Artinya : “Jika engkau tidak mampu membalasnya maka doakan dia hingga engkau merasa bahwa engkau telah mensyukuri kebaikan tersebut, karena sesungguhnya Allah SWT sangat cinta kepada orang-orang yang bersyukur”. (Hadits Shahih Abu Dawud).

Dua hal apabila dimiliki oleh seseorang dia dicatat oleh Allah sebagai orang yang bersyukur dan sabar. Dalam urusan agama (ilmu dan ibadah) dia melihat kepada yang lebih tinggi lalu meniru dan mencontohnya. Dalam urusan dunia dia melihat kepada yang lebih bawah, lalu bersyukur kepada Allah bahwa dia masih diberi kelebihan.” (HR. Tirmidzi)

Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah berdoa. (HR.Ath-Thabrani)

Iman terbagi dua separuh dalam sabar dan separuh dalam syukur.
(HR.Al-Baikaqi)

Seorang mukmin terbaik itu tentu banyak bersyukur ketika dalam kegembiraan dan banyak bersabar ketika dalam kesedihan (HR Muslim)

Dari Abu Musa Al-Asy’ari ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda:

 “Apabila anak seseorang meninggal dunia, maka Allah bertanya kepada malaikat-Nya : Kamu telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?
Para malaikat menjawab: Ya. Allah bertanya lagi : Kamu telah mencabut buah-hatinya?

Para malaikat menjawab: Ya. Allah bertanya: Apakah yang diucapkan oleh hamba hamba-Ku?
Para malaikat menjawab: Ia memuji-Mu dan mengucap Inna lillahi wa inna ilaihi raajiun
(Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan sesungguhnya akan kembali kepada-Nya).

Kemudian Allah Ta’ala berfirman:
Bangunlah sebuah rumah di sorga untuk para hamba-Ku itu dan namailah Bait Al-Hamd.” (HR. Turmudzi)

Sesungguhnya yang berkecukupan adalah orang yang hatinya selalu merasa cukup, dan orang fakir adalah orang yang hatinya selalu rakus. (HR. Ibnu Hibban)

Rasulullah Mengagumi seorang mukmin yang bila ia memperoleh kebaikan, ia memuji Allah dan bersyukur. Bila ia ditimpa musibah, ia memuji Allah dan ia bersabar. ( HR.Ahmad)

Sesungguhnya rezeki mencari seorang hamba sebagaimana ajal mencarinya.(HR.Ath-Thabrani)

Barangsiapa diuji lalu bersabar, dikaruniai lalu bersyukur, didzalimi lalu memaafkan dan mendzalimi lalu beristigfar, maka bagi mereka keselamatan dan hidayah
(HR Al Baihaqi).

Demikian Hadits tentang kewajiban bersyukur kepada Allah Coba mari kita Renungkan Nasehat ini saudara-saudaraku.Apa yang Kita cari dalam hidup ini...agar dan supaya selalu berhati hati di dalam syukur kepada Allah bahwa Nikmatnya begitu banyak yang Allah berikan :

Apabila Kita hidup di gunung merindukan pantai...
Dan ketika Kita hidup di pantai merindukan gunung...Sedangkan Kalau kemarau kita tanya kapan hujan?

Di musim hujan kita tanya kapan kemarau?
Diam di rumah pengennya pergi...
Setelah pergi pengennya pulang ke rumah...

Waktu tenang cari keramaian...
Waktu ramai cari ketenangan...

 Ketika masih bujang mengeluh kepengen nikah, Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan...

Ternyata SESUATUMU tampak indah karena belum kita miliki...
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki...

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR...
dengan rahmat yang sudah kita miliki...
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini??

Menutupi telapak tangan saja sulit...
Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI" dengan Daun,

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana

Bumi inipun akan tampak buruk...
Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil...

 Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku...

Mari SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkan NYA...Karena hidup adalah : WAKTU yang dipinjamkan,
dan Harta adalah Amanah yang dipercayakan...
yang semua itu akan di mintai pertanggung jawaban,

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki...
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki...
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki...
Bersyukur& selalu bersyukur di dalam segala hal. Bersegeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang.

Selamat meraih kebaikan di hari ini saudaraku semua...

semoga apa yang kami share bermanfaat dan bisa menjadikan hamba yang selalu berterima kasih, bersabar dan bersyukur atas segala nikmat yang ALLAH SWT beri kepada kita.dan sesempurna sempurna Syukur adalah dengan Menafkahkan Harta dijalan Allah dengan bersodakoh.
Previous
« Prev Post

Related Posts

Hadits tentang kewajiban bersyukur kepada Allah
4/ 5
Oleh

Diberdayakan oleh Blogger.

Lokasi Yayasan Kami