Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teladanilah Muslim yang Hakiki

Sumber gambar: https://umma.id/

Hikmahdanhikmah.com
- Melihat keadaan orang-orang yang tidak dapat mengambil manfaat dari keindahan agama Islam meski mereka muslim sehingga mengira bahwa agama ini tidak memiliki kebaikan-kebaikan bagi orang-orang yang mencari jalan kebenaran adalah tidak benar. Untuk orang-orang seperti ini, syariat Nabi Muhammad SAW sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang mengikutinya dan memperbaiki akhlak mereka. 

Perbaikan umat muslim dan ketertiban keadaan mereka itu adalah berkat agama mereka sendiri. Orang-orang yang terlihat berpegang teguh pada agama tetapi beramal dengan menyelisihi agamanya secara keseluruhan tidak akan mencapai perbaikan ini.
Agama Islam hanya menjamin kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akhirat bagi orang-orang yang berpegang teguh pada hukum-hukum agama dan berakhlak dengan akhlak yang telah diajarkan oleh agama, bukan bagi orang-orang yang tidak memperhatikan hukum-hukum Islam dan tidak berakhlak dengan akhlak Islam. 

Al-Quranul Karim dan hadis syarif pun telah memberitahukan hal ini. Bahkan, agama kita juga telah memberitahukan bahwa orang-orang yang mengaku dirinya muslim tetapi melakukan berbagai macam kebejatan akan lebih banyak mendapatkan azab daripada orang-orang yang tidak memiliki ikatan dengan agama Islam.


Orang yang memeluk agama Islam tetapi tidak bisa mengambil manfaat darinya bisa diumpamakan sebagai berikut.

Apabila seseorang memiliki sebuah perpustakaan yang istimewa dan di dalamnya terdapat kitab-kitab yang sangat berharga mengenai adab, akhlak, dan amal-amal saleh, tetapi sepanjang umurnya ia tidak pernah sekali pun mengambil manfaat dengan membuka-buka buku-buku tersebut, lalu apakah hanya karena ia mengumpulkan buku-buku itu dan menyampulnya dengan bagus kita bisa mengatakan, “Orang ini pasti merupakan orang yang sangat mulia. 

Sebaliknya, kitab-kitab di perpustakaan ini sama sekali tidak berharga.” Apalah artinya, agama Islam telah memberitahukan bahwa seseorang tidaklah cukup hanya dengan membaca dan memahami (ilmu), tetapi ia harus mengamalkan ilmu yang dipelajarinya dan bahkan ia juga harus melakukan amalnya dengan tulus dan ikhlas. 


Dalam Al-Quranul Karim, keadaan orang-orang ini diumpamakan dengan keadaan keledai yang membawa begitu banyak kitab tetapi tidak mengetahui isinya dan tidak dapat memperoleh manfaat darinya.

Sumber artikel : Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Teladanilah Muslim yang Hakiki"

banner 800x90