Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nasehat Abu bakar Ra kepada Rafi Ra

Nasehat Abu bakar Ra kepada Rafi Ra


Hikmahdanhikmah.com - Rafi’ bin Abi Rafi’ RA menceritakan, “Setelah menjadi seorang muslim, aku bergabung dalam Perang Dzatus Salasil yang dikomandani oleh Amr bin Ash RA atas perintah Rasulullah SAW. Aku menjadikan Abu Bakar RA sebagai temanku dalam perjalanan dan aku selalu berada di sampingnya.

Ketika kami telah mendekati kota Madinah, aku berkata kepada Abu Bakar RA, ‘Wahai Abu Bakar, aku menjadikan engkau sebagai teman karena aku berharap Allah SWT akan memberiku kebaikan melalui dirimu. Nasihatilah aku dan ajarilah aku banyak hal!’ Ia menjawab, ‘Ya, memang aku akan memberimu nasihat meskipun kau tidak meminta.’ Lalu, ia pun melanjutkan,

‘Aku menasihatimu dengan beberapa hal. Terima dan yakinilah keesaan Allah SWT dan janganlah engkau menyekutukan-Nya dengan apa pun, kerjakanlah shalat dengan baik pada waktunya, keluarkanlah zakatmu, berpuasalah pada bulan Ramadan, berhajilah ke Baitullah, mandi wajiblah (untuk membersihkan dirimu) dari junub, dan janganlah engkau ingin menjadi pemimpin meskipun atas dua orang muslim.’


Atas hal ini, aku berkata, ‘Wahai Abu Bakar, demi Allah, aku berharap insya Allah dapat melakukan apa yang engkau katakan. Namun, mengenai hal tidak menjadi pemimpin atas orang-orang, aku melihat bahwasanya terdapat orang-orang dari golongan pemimpin yang mendapatkan kemuliaan di sisi Rasulullah SAW dan manusia lainnya dengan hal (kepemimpinan) itu, wahai Abu Bakar. Mengapa engkau menghalangiku dari hal itu?’ Lalu, ia menjawab,

‘Sesungguhnya Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW dengan agama ini. Beliau pun berjihad di jalan Allah dan berusaha sekuat tenaga. Pada akhirnya, orang-orang masuk ke dalam agama ini. Orang-orang yang masuk ke dalam agama Islam telah mendapatkan perlindungan dan kedekatan Allah SWT. Allah SWT adalah pelindung orang-orang mukmin. Sekarang, janganlah kau berpikir, ‘Aku akan merusak perjanjian dengan orang-orang yang telah dekat dengan Allah SWT dengan melakukan kezaliman!’ Sebab, Allah SWT akan menjaga mereka dan menghisabmu mengenai hal ini. (Berpikirlah seperti ini), jika seseorang, siapa pun itu, melihat tetangganya dizalimi, ia pasti akan marah kepada orang yang melakukan kezaliman tersebut, bahkan pembuluh darahnya akan membengkak karena kemarahannya. Sementara itu, kemarahan Allah SWT lebih dahsyat lagi.’

Setelah Rasulullah SAW wafat lalu Abu Bakar RA menggantikan posisi beliau, aku mendatanginya seraya berkata, ‘Wahai Abu Bakar, bukankah engkau telah melarangku untuk menjadi pemimpin atas orang muslim meskipun hanya dua orang?’ Ia menjawab, ‘Iya, benar. Sekarang pun aku melarangmu dalam hal itu.’ Aku bertanya, ‘Baiklah, lalu apakah sebabnya engkau menjadi pemimpin atas orang-orang saat ini?’ Dia menjawab, ‘Aku tidak menemukan jalan untuk selamat (terbebas) dari hal ini. Aku takut akan terjadi perpecahan dan perselisihan di antara umat Nabi Muhammad SAW.’”

Sumber artikel: Fazilet takvimi

Posting Komentar untuk "Nasehat Abu bakar Ra kepada Rafi Ra"

banner 800x90