Agustus 19, 2022

Orang -orang yang beriman terlebih dahulu telah Menang


Hikmahdanhikmah.com - Salah seorang pembesar tabiin, Hasan Al-Bashri RH, menjelaskan sebagai berikut.Suatu hari para pembesar Quraisy, seperti Suhail bin Amr RA, Harits bin Hisyam RA, dan Abu Sufyan bin Harb RA, bersama beberapa budak merdeka yang telah mengikuti Perang Badar, seperti Suhaib RA dan Bilal RA, datang ke rumah Khalifah Umar bin Khattab RA dan akan melakukan pertemuan.

Mereka meminta izin untuk masuk ke rumah Umar RA. Khalifah Umar RA menerima Suhaib, Bilal, dan sahabat-sahabat yang telah ikut serta pada Perang Badar (Radhiyallâhu ‘anhum) terlebih dahulu untuk masuk ke rumahnya. Setelah itu, beliau memerintahkan para pembesar kaum yang telah beriman lainnya untuk menunggu di depan pintu.

Baca juga ; Pengertian dan Dalil Iman kepada Allah SWT.

Atas hal ini, salah seorang dari mereka menjadi sedikit kesal dan berkata kepada dirinya sendiri, “Aku belum pernah melihat hari seperti ini. Biarkan saja budak-budak itu masuk ke dalam, lalu mereka membiarkan kita di depan pintu dan tidak menghargai kita!”

Suhail bin Amr RA, sahabat yang cerdas yang mendengar ucapan itu, berkata, “Wahai kaumku, demi Allah, aku bersumpah bahwa aku melihat kekesalan di wajah kalian. Jika kalian akan marah, marahlah kepada diri kalian sendiri. Sebab, mereka diajak masuk ke dalam agama Islam, kalian pun demikian. Mereka menerima Islam terlebih dahulu dan langsung beriman, sedangkan kalian tertinggal dan tidak langsung beriman. Demi Allah, kemuliaan yang mereka peroleh sebelumnya lebih penting daripada keutamaan yang kalian tidak dapatkan sekarang.

Wahai kaumku, sudah pasti mereka berada di depan kalian (dipilih terlebih dahulu untuk masuk ke dalam) ketika kita berada di sini. Tidak ada lagi cara bagi kalian untuk melewati mereka. Namun, perhatikanlah jihad dan berpegang teguhlah padanya. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla menakdirkan kalian menjadi syahid.” Kemudian, para sahabat itu pergi ke Damaskus untuk berjihad, beberapa dari mereka menjadi syahid dan beberapanya menjadi pejuang perang di sana.

Baca juga ; Diberikannya Perintah Jihad kepada Rasulullah dan Perang badar.

PEPATAH


Tidak ada keterampilan lain sebaik tawakal di dunia ini.

Barang siapa menanam kebaikan, dia akan menuai kebaikan pula.

Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan, tetapi jangan melupakan belas kasih!

Sumber artikel; Fazilet takvimi 

Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim dan dhuafa

Saya seorang blogger Online sejak 2011 Saat ini Memiliki kesibukan di bisnis online dan offline ,adapun Hikmahdanhikma.com ini adalah Sarana Support untuk website resmi yayasan yakni www.yayasanpijarmulia.com

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Desa Sriwedari Dusun Pagak RT 03 RW 03 (belakang masjid Pagak) kec.jaken Jawa tengah 5918
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar